Home / PINRANG

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Inovasi Lentera Emas dikembangkan UPT Puskesmas Lampa Pinrang

MEDIASINERGI.CO

PINRANG – Inovasi LENTERA EMAS yang dikembangkan UPT Puskesmas Lampa, Kecamatan Duampanua, untuk memudahkan keluarga mengurus identitas dan jaminan kesehatan bayi baru lahir tanpa harus mendatangi
Kepala UPT Puskesmas Lampa, dr. Hj. Andi Silviani, Rabu (21/10), mengungkapkan bahwa inovasi ini mengintegrasikan pelayanan persalinan dengan pengurusan Nomor Induk Kependudukan (NIK), akta kelahiran, pembaruan Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), serta fasilitasi kepesertaan BPJS Kesehatan.

Melalui koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta BPJS Kesehatan, masyarakat diharapkan dapat menghemat waktu, biaya transportasi, dan tenaga dalam memenuhi kebutuhan administrasi anak sejak awal kehidupan.

Pelayanan ini diawali dengan edukasi kepada ibu hamil melalui pemeriksaan kehamilan dan Kelas Ibu Hamil, termasuk pendataan persyaratan yang dibutuhkan.

Setelah persalinan, petugas membantu memproses data melalui aplikasi PETERPAN untuk selanjutnya diverifikasi oleh instansi terkait.

Dengan mekanisme tersebut, keluarga memperoleh pendampingan yang lebih praktis sekaligus kepastian proses sesuai ketentuan yang berlaku.

Manfaat LENTERA EMAS terlihat dari perkembangan pemanfaatannya. Berdasarkan data proposal inovasi, jumlah bayi yang mendapatkan layanan dokumen terintegrasi meningkat dari 23 bayi pada 2024 menjadi 37 bayi pada 2025, kemudian mencapai 68 bayi pada 2026.

Capaian ini menjadi salah satu indikator berkembangnya pemanfaatan layanan yang membantu pemenuhan hak administrasi anak dan akses perlindungan kesehatan sejak dini.

Andi Silviani menambahkan, inovasi ini juga didukung edukasi selama masa kehamilan, koordinasi lintas sektor, serta fasilitas pendukung berupa foto kelahiran gratis dan layanan ambulans antar-jemput sesuai ketentuan operasional.

Evaluasi berkala dilakukan untuk menjaga kelengkapan dokumen, efektivitas waktu pelayanan, dan kepuasan masyarakat. Model pelayanan ini juga disebut telah diadopsi di 16 unit kerja puskesmas di Kabupaten Pinrang.
Melalui koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta BPJS Kesehatan, masyarakat diharapkan dapat menghemat waktu, biaya transportasi, dan tenaga dalam memenuhi kebutuhan administrasi anak sejak awal kehidupan.

Pelayanan ini diawali dengan edukasi kepada ibu hamil melalui pemeriksaan kehamilan dan Kelas Ibu Hamil, termasuk pendataan persyaratan yang dibutuhkan.

Setelah persalinan, petugas membantu memproses data melalui aplikasi PETERPAN untuk selanjutnya diverifikasi oleh instansi terkait.

Dengan mekanisme tersebut, keluarga memperoleh pendampingan yang lebih praktis sekaligus kepastian proses sesuai ketentuan yang berlaku. (Tan)

Ditulis oleh Asmarani Harma

Belum ada informasi tentang penulis ini.

Share :

Baca Juga

PINRANG

Bupati Pinrang Hadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan

PINRANG

Sejumlah Sumur Warga Dua Kecamatan di Pinrang Mengalami Kekeringan

PINRANG

Tim Satgas Migas TPID Kabupaten Pinrang bersama unsur Forkopimca Sidak SPBU Massila

PINRANG

Paguyuban UPT SDN 240 Pinrang Laksanakan Peringatan Maulid Nabi Dengan Meriah Dan Hikmat

PINRANG

Bupati Pinrang Menyerahkan Secara Simbolis Bantuan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE)

PINRANG

Bupati Pinrang Meminta Pengawasan dan Ketersediaan Gas Bersubsidi Dilakukan Secara Berkelanjutan

PINRANG

Paguyuban UPT SDN 240 Pinrang Laksanakan Peringatan Maulid Nabi dengan Meriah dan Hikmat

PINRANG

Sanggar Seni Saoraja Sawitto Mewakili Sulawesi Selatan mengikuti Pentas Duta Seni Daerah Di TMII