Home / Sulsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Pawai Santri Semarakkan Festival Pondok Pesantren Tahun 2026

MEDIASINERGI.CO TAKALAR — Pawai santri menjadi daya tarik utama dalam rangkaian Festival Pondok Pesantren se-Kabupaten Takalar Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Kamis 22 Oktober 2026.

Kegiatan pawai dan pameran pondok pesantren tersebut dilepas dan dibuka langsung oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus (Daeng Manye), didampingi Forkopimda, Sekretaris Daerah, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Takalar.

Bupati Daeng Manye dalam sambutannya menyampaikan, Festival Pondok Pesantren merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam memberikan ruang eksistensi dan apresiasi terhadap peran pesantren dalam pembangunan daerah.

“Pawai ini bukan sekadar seremonial, tapi menjadi syiar Islam dan ajang silaturahmi antar pondok pesantren. Santri adalah aset bangsa, penjaga moral dan masa depan Indonesia Emas,” ujar Daeng Manye.

Adapun rute pawai dimulai dari Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar dan kembali finish di tempat yang sama.

Pawai diawali dengan penampilan Drum Band dari SMP Negeri 1 Takalar yang tampil energik, dilanjutkan barisan pawai dari 18 Pondok Pesantren, yakni:

1. PP Al-Fatih

2. Pondok Modern Nurul Asafah Pattallassang

3. PP Miftahul Ulum Sanrobone

4. PP Ahlul Jannah Hidayatullah Takalar

5. PP Assalam Timbuseng

6. PPTQ Al-Imam Mangadu

7. PP Tahfizul Qur’an Ar-Rayyan

8. PP Nahdatul Ummah

9. PP Assalamiyah Galesong

10. PP Tarbiyah Palleko

11. PPTQ Faliqul Irsyad Banggae

12. PP Mahyajatul Qurra Lassang

13. PP Al-Qamar Bajang

14. PP Babussalam Galut

15. PP Khaerunnisa Galesong

16. PP Darul Aman Lengkese

17. PPLH Puntondo

18. PP Jamal Rahma

Serta penampilan Drum Band dari SDN No.1 Center Pattallassang, Drum Band Ponpes Modern Nurul Asafah, dan ditutup oleh barisan dari Drum Band MTs Mannongkoki.

Usai melepas pawai, Bupati bersama Forkopimda meninjau Pameran Pondok Pesantren yang menampilkan produk kreatif santri, karya tulis, kaligrafi, hingga produk kewirausahaan pesantren.

Festival ini diharapkan mampu memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Takalar.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Sulsel

Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

Sulsel

Satu Data untuk Banyak Solusi, Pemkot Makassar Petakan Kemiskinan hingga Anak Tidak Sekolah

Sulsel

Pappaseng Jadi Roh Logo HUT ke-419 Makassar, Munafri: Budaya Lokal Warisan Leluhur Harus Dijaga

Sulsel

Reses Dirga Dwi Putra Ashar di Padaello: Warga Penrang Curhat Soal Jalan, Drainase dan Air Bersih

SOPPENG

Bunda PAUD Soppeng Turun Memantau Revitalisasi di Tiga Satuan Pendidikan

Sulsel

FORKOT Makassar 2026 Libatkan 15 Kecamatan, Target Olahraga Rekreasi Jadi Budaya Warga

Sulsel

Dari Lontara+ hingga Command Center, Makassar Perkuat Layanan Publik Berbasis Digital

Sulsel

Dedikasi Penanggulangan Bencana ,Wali Kota Makassar Diapresiasi Mensos RI