Home / Sulsel

Kamis, 5 November 2026 - 18:58 WIB

Anak Meninggal di IGD, Komisi D DPRD Makassar Minta Manajemen RS Sandi Karsa Berbenah

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Komisi D DPRD Kota Makassar secara tegas meminta manajemen Rumah Sakit (RS) Sandi Karsa untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh serta pembenahan pelayanan.

Langkah ini diambil menyusul insiden meninggalnya seorang anak saat mendapatkan penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut.

​Desakan itu mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang mempertemukan pihak Komisi D DPRD Makassar, Dinas Kesehatan Kota Makassar, dan manajemen RS Sandi Karsa, yang digelar Kamis 5 November 2026.

​Ketua Komisi D DPRD Makassar, Ari Ashari Ilham, menekankan bahwa seluruh fasilitas kesehatan wajib menjalankan standar operasional prosedur (SOP) secara konsisten, khususnya dalam penanganan darurat pasien.

Meski pihak manajemen mengklaim prosedur telah dijalankan, Ari menilai masih ada sejumlah celah dan kekurangan yang perlu segera diperbaiki.

​”Setiap rumah sakit harus memastikan standar prosedur pelayanan berjalan secara konsisten. Jika masih ada kekurangan, tentu harus segera diperbaiki agar kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujarnya.

​Selain itu, Komisi D juga menginstruksikan Dinas Kesehatan Kota Makassar untuk memperketat fungsi pengawasan dan memberikan pendampingan intensif kepada RS Sandi Karsa guna memastikan seluruh ketentuan medis dipatuhi.

​Menanggapi hal tersebut, Direktur RS Sandi Karsa, dr. Faisal Sommeng, memberikan penjelasan kronologis.

Menurutnya, pasien anak tersebut merupakan rujukan dari puskesmas dan telah melewati serangkaian pemeriksaan awal di IGD.

Saat itu, tidak ditemukan indikasi atau tanda-tanda kondisi kritis pada pasien, sehingga diputuskan untuk dilakukan pemantauan medis lebih lanjut.

​Kendati demikian, situasi berubah drastis di luar perkiraan medis. Pihak rumah sakit menduga terdapat faktor alergi atau kondisi klinis tersembunyi yang belum terdeteksi pada pemeriksaan awal.

Faisal secara terbuka mengakui bahwa insiden ini menjadi bahan evaluasi internal yang krusial, khususnya dalam menyempurnakan sepuluh tahapan standar pelayanan rumah sakit.

“Kami mengakui ada beberapa hal yang perlu disempurnakan. Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan ke depan,” ungkap dr. Faisal.

​Terkait dengan pihak keluarga, manajemen memastikan komunikasi dan penjelasan komprehensif mengenai prosedur penanganan medis telah disampaikan dengan baik.

​Melalui RDP ini, manajemen RS Sandi Karsa menyatakan komitmen penuhnya untuk memperbaiki mutu layanan kesehatan.

Ini demi mengembalikan serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan di Kota Makassar.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

PINRANG

Peringatan Hari Sumpah Pemuda di UPT SDN 240 Pinrang Berlangsung Khidmat

PINRANG

Sekda Pinrang Calo Kerrang, Bidan Memiliki Peran Strategis dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

SOPPENG

Kapolres Soppeng Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam

SOPPENG

Digelar, Konsultasi Publik RDTR & KLHS Kawasan Perkotaan Cabenge Kab. Soppeng

SOPPENG

Kapolres Soppeng: Pemanfaatan Dana Desa Harus Transparan

Sulsel

Andi Rosmam Hadiri Hari Santri 2026, Tegaskan Dukungan Pemkab Wajo untuk Pesantren

Sulsel

Pimpin Upacara, Bupati Daeng Manye: Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas 2045

PINRANG

Bupati Pinrang, Sikap Profesional, Integritas, dan Keramahan dalam Melayani menjadi Bagian Penting yang Harus Diperkuat