Home / Sulsel / Wajo

Jumat, 24 Januari 2020 - 22:39 WIB

Meski Diguyur Hujan, Tim At-Taubah Channel Peduli Tetap Salurkan Santunan ke Kaum Dhuafa di Wajo

MEDIASINERGI.CO WAJO — Meskipun diguyur hujan deras, Namun  tidak menyurutkan niat Tim At-Taubah Channel Peduli Wajo untuk menyalurkan santunan tiap pekannya melalui program “Sedekah Jumat”.

Di Jumat kali ini 24 Januari 2020, Tim At-Taubah Peduli menyalurkan santunan kepada tiga Kaum Dhuafa di Kabupaten Wajo.

Mereka adalah Indo Ituo (70), Bengnga (65) dan Sanna (50). Indo Ituo adalah warga Tokampu Sengkang, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo.

Baca Juga:  At-taubah Channel Peduli Santuni Penghafal Alquran Putri

Sedangkan, Bengnga (65) dan Sanna (50) warga Desa Lampulung, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo.

Informasi yang dihimpun, Indo Ituo (70) hidup bersama anaknya yang bekerja sebagai honorer di Perpustakaan sekolah dasar di Kabupaten Wajo.

“Anakku digaji Rp300 ribu perbulan, tapi bulan ke 3 baru dibayar,” ujar Indo Ituo kepada Tim At-Taubah Peduli, Jumat (24/01/2020).

Baca Juga:  Gubernur Andi Sudirman Ajak Kapolda Sulsel Perkuat Sinergitas

Kendati demikian, ia tak bisa berharap banyak dari anaknya yang digaji dalam 3 bulan itu. Dirinya pun memungut kardus bekas untuk bertahan hidup bersama anaknya. “Kalau dijual satu karung itu sekitar Rp5.000,” bebernya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Dirjen Keuda Kemendagri Dukung Program Prioritas Makassar, APBD Harus Berdampak Untuk Publik

SOPPENG

Polres Soppeng Matangkan Persiapan Mengikuti Lomba Pocil Tingkat Polda Sulsel

Sulsel

Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan

Sulsel

Munafri: APBD Bukan Sekadar Angka, Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat

Sulsel

Peringati Hari Anak Nasional 2026, DPD PERADI Profesional Sulsel Tegaskan Komitmen Lindungi Hak Anak

Makassar

Kejurnas Malang Championship VI, IPSI Makassar Fokus Rebut Gelar Juara

SOPPENG

Pertama di Sulsel, Kejari Soppeng Teken PKS dengan BHP Makassar

Sulsel

Optimistis Raih Hasil Terbaik, Sekda Makassar: Koperasi Merah Putih Jadi Indikator Utama Penilaian Lomba Kelurahan