Home / Nasional

Kamis, 9 April 2020 - 11:20 WIB

Masa Pandemi Corona, Kominfo Temukan 474 Isu Hoax di Facebook-YouTube

Foto: Johnny G Plate (Kominfo)

Foto: Johnny G Plate (Kominfo)

MEDIASINERGI.CO JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui siber drone menemukan 474 isu hoax di berbagai platform digital. Data tersebut merupakan data kumulatif yang terkumpul hingga pagi tadi.

“Kami menemukan melalui siber drone Kominfo begitu banyak disinformasi dan hoax yang beredar di masyarakat, hingga pagi ini ada 474 isu hoaks secara kumulatif dan tersebar di lebih dari seribu sebaran di platform digital, ” kata Menteri Informasi dan Komunikasi Jhonny G Plate dalam siaran langsung di akun YouTube BNPB seperti yang dilansir detik.com Rabu (8/4/2020).

Plate menyampaikan saat ini Kominfo sudah menempuh beberapa langkah untuk mengatasi hoax seperti berkomunikasi dengan beberapa platform digital global. Dia mengatakan, platform tersebut yakni Facebook, Instagram, Twitter dan YouTube dengan total laporan keseluruhan sebanyak 1.125 sebaran.

Baca Juga:  Pesan Jokowi ke Guru: Bentuk Karakter Pancasila Tiap Siswa

“Dapat kami sampaikan langkah-langkah pertama yang kami lakukan di saat-saat keadaan darurat kesehatan seperti ini, adalah berkomunikasi dengan platform digital global di antaranya dengan Facebook, dengan Twitter, Instagram dan YouTube. Dari 1.125 sebaran hoax, kami telah menyampaikan keseluruhannya sebanyak 1.125 sebaran hoaxyang pertama pada Facebook 785, Instagram 10, Twitter 324 dan YouTube 6,” jelas Jhonny.

“Dan yang sudah ditindaklanjuti oleh platform-platform global sebanyak 359, 303 oleh YouTube, 3 Instagram dan 53 oleh Facebook dan terakhir oleh YouTube sampai hari ini kami masih mengusahakannya,” ujarnya.

Baca Juga:  Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1443 Hijriah pada 2 April 2022 Akan Datang

Plate menjelaskan, masih terdapat 766 sebaran hoax lagi yang masih beredar di platform-platform digital. Untuk itu, pihaknya meminta kepada perusahaan platform digital tersebut untuk melakukan take down atau penurunan terhadap sebaran hoax dan disinformasi.

“Masih terdapat 766 sebaran isu hoax yang beredar atau yang terdapat di dalam platform-platform digital. Kami sudah berkomunikasi secara rutin termasuk dengan kantor-kantor pusat perusahaan-perusahaan ini globalnya di Amerika Serikat dan perwakilannya di Jakarta untuk minta agar segera melakukan proses take down atau blokir terhadap hoax dan disinformasi yang berada di platform mereka masing-masing,” jelasnya.

Share :

Baca Juga

Jakarta

Integrasi Data Bea Cukai-Pajak Dinilai Mendesak, BCW: Jangan Berhenti pada Pertukaran Data

Nasional

Dukung Asta Cita Presiden, Wamendes Riza Patria Minta Wahdah Islamiyah Jadi “Sahabat Desa”

Nasional

Menunggu Titah dari Kalteng, Jalan Keluar Jebakan HPM Tinggi Pasir Kuarsa Kepri

Nasional

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Kuala Lumpur

Nasional

Pekan Kedua April 2027, Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas

Nasional

Gema Paskah Nasional 2026, Saat Puluhan Ribu Umat dan Tokoh Bangsa Bersatu di Manado

Nasional

Presiden RI Prabowo Subianto Beri Penghormatan Terakhir Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL

Nasional

Menlu Sugiono Ucapkan Belasungkawa atas Gugurnya Prajurit UNIFIL di Lebanon