MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Ketua LPM Mangasa H. Usman Nukma, meminta agar ketua RT RW senantiasa berinteraksi dengan warganya. Keresahan yang muncul di tengah masyarakat itu bisa diredam kalau RT/RW-nya berperan maksimal dalam menfilter informasi yang ada sebelum dishare.
“Berita hoax tak terhitung lalu lalang di sekitar kita. Masyarakat harus terus diingatkan agar tidak mudah terpancing. Di sini peran Pak RT dan RW untuk menjadi penjaga informasi yang benar,” ujar Usman yang juga Plt Sekretaris PWI Sulsel.
Dia berharap, semangat para ketua RW dan RT tetap terjaga di era pandemi covid, agar kondisi masyarakat Mangasa tetap kondusif.
“Yang paling bagus kalau pak RW RT bisa menjadi contoh untuk tidak memposting berita berita yang tidak jelas kebenarannya,” tutur Usman yang malam itu lengkap dengan masker dan pelindung wajah.
Dia mengajak kepada tokoh masyarakat Mangasa untuk bergandengan tangan untuk tetap menjaga ketertiban masyarakat dengan mencegah berita berita hoax,” pinta Usman seraya menyampaikan ajakan untuk memasuki era new normal.
Budaya pakai masker, kata dia, harus ditanamkan agar bisa terjaga protokol kesehatan.
Sementara itu, memperhatikan maraknya berita hoax, Lurah Mangasa Muhammad Darwis Syar, S.SP, kembali menggelar rapat koordinasi bersama LPM, Puskesmas, Babinsa, Bhabibkantibmas, dan ketua RT/RW.
Lurah Mangasa Muhammad Darwis mengungkapkan, munculnya penolakan beberapa warga terhadap Rapid Test itu karena kurang memahami duduk persoalan. Karena itu, pihaknya terus berkomunikasi dengan warganya. Terutama dengan adanya penolakan rapid test pihaknya intens melakukan sosialisasi ke masyarakat.
















