MEDIASINERGI.CO WAJO — Satuan Tugas (Satgas) Pramuka Peduli Kwartir Cabang (Kwarcab) Wajo baru satu bulan dikukuhkan. Kehadiran dan kinerjanya dalam membantu pemerintah maupun masyarakat telah mendapat pengakuan.
Demi mewujudkan konsolidasi dan koordinasi organisasi terus berjalan dengan baik, Satgas Pramuka Peduli Kwarcab Wajo melaksanakan orientasi, rapat kerja (raker), dan latihan dasar (latsar). Kegiatan berlangsung di Pusat Pelelangan Ikan (PPI), Pelabuhan Bangsalae, Kecamatan Pitumpanua, Jumat malam 17 September 2021.
Bupati Wajo, Amran Mahmud yang terbiasa beraktivitas dari pagi hingga tengah malam, hadir langsung memberikan wejangan kepada seluruh elemen di Satgas Pramuka Peduli Kwarcab Wajo. “Kita berkumpul tentunya punya tujuan yang mulia,” kata Amran Mahmud saat membuka kegiatan.
Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Wajo itu mengatakan, salah satu upaya yang telah dilakukan Gerakan Pramuka adalah menyelenggarakan program Pramuka Peduli. Ini sebagai bentuk bakti kepada masyarakat, bangsa, dan negara dalam bidang kemanusiaan, penanggulangan bencana, maupun pelestarian lingkungan hidup.
Selain itu, Pramuka Peduli merupakan bentuk peran serta aktif dari anggota Gerakan Pramuka untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam situasi tertentu.
“Pelaksanaan program Pramuka Peduli memiliki dua dimensi pokok, yakni sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kemasyarakatan serta perwujudan dari implementasi janji (satya) pramuka,” ujarnya.
Amran Mahmud yang juga Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Wajo mengatakan, Gerakan Pramuka membentuk Pramuka Peduli supaya menciptakan kader yang memiliki watak sosial dan pengabdian masyarakat tinggi dalam rangka kepedulian terhadap berbagai masalah kemasyarakatan.
“Tujuan umum Pramuka Peduli yaitu mengembangkan potensi pramuka, baik sebagai pribadi, kelompok, maupun organisasi untuk menyukseskan pelaksanaan upaya pengembangan sumber daya manusia, penanggulangan bencana, dan pelestarian lingkungan hidup,” ujarnya.
















