MEDIASINERGI.CO WAJO — Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dr. H. Andi Sukri Syamsuri, M. Hum didapuk sebagai narasumber pada webinar nasional Sumpah Pemuda yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (HMPI) Wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel).
Kegiatan yang mengusung tema “Refleksi dan Aktualisasi Nilai-nilai Sumpah Pemuda Kekinian” juga turut menghadirkan narasumber Kepala Bagian Hukum, Humas, Sistem Informasi Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora RI, Dr. H. Mustadin Tagala, Ketua Umum DPP HMPI, Dr. Andi Fajar Asti.
Andi Sukri Syamsuri dalam pemaparannya mengatakan Ir. Soekarno pernah mengatakan “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”.
“Maksud dari 10 bukanlah jumlah sepuluh pemuda melainkan penggambaran betapa dahsyat apa yang bisa dilakukan pemuda dalam melakukan perubahan,” ungkap Andi Sukri.
Menurut Andi Sukri pemuda adalah mereka yang memiliki keinginan kuat, semangat tinggi, cita-cita setinggi langit dan semangat yang terus berkobar, juga pemuda adalah mereka yang berjuang dengan semangat menggapai nilai-nilai luhur bangsa dan agamanya.
Pemuda adalah mereka yang memiliki cita-cita yang bersungguh sungguh untuk mewujudkannya, dan pemuda adalah mereka yang terus melakukan perubahan, mulai dari diri, keluarga
masyarakat, bangsa, negara dan agama serta pemuda adalah generasi penerus, generasi pengganti dan generasi pembaharu pendahulu mereka.
“Generasi pemuda akan yang menjadi tonggak perubahan suatu bangsa. Baik buruknya suatu bangsa dapat dilihat dari Generasi Penerusnya,” tegas Andi Sukri.
Kata Andi Sukri, Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 menunjukkan bahwa Pemuda Indonesia memiliki, berbagai hal. Mulai dari potensi dimana pemuda menjadi bagian terpenting dari masyarakat yang memiliki potensi untuk melakukan perubahan karena pemuda memiliki keinginan kuat untuk belajar dan berubah menjadi lebih baik.
















