Home / Tak Berkategori

Jumat, 25 Maret 2022 - 06:53 WIB

Catatan Refleksi 18 Tahun Tagana Indonesia

MEDIASINERGI.CO BANDUNG — Ada haru dan rasa takjub, ketika Pataka Tagana Indonesia disisi bendera merah putih, memasuki gelanggang pelaksanaan Santiaji, memperingati 18 Tahun Tagana Indonesia, berlangsung di Bandung Jawa Barat, Kamis malam 24 Maret 2022.

Sejenak kenangan mengingatkan kondisi awal terbentuknya Tagana di Pusdiklat Kessos di Lembang dan pada malam hari ini, segenap anggota Tagana Indonesia, menyaksikan melalui chanel Linjamsos,Oke diikuti dengan saksama segenap anggota Tagana di persada Nusantara.

Baca Juga:  Polres Wajo Bersama Instansi Terkait Giat PAM Ditempat Karangtina Wisata Covid 19

Dirjen Linjamsos, Pepen Nazaruddin yang kembali mengurai perjalanan terbentuknya Tagana, berawal dari cikal bakal Satgasos-PB (Satuan Tugas Sosial) Penanggulangan Bencana, keanggotaannya bersifat perorangan serta keberadaan organisasi sosial Karang Taruna.

Baca Juga:  SP4N LAPOR Gowa Masuk Top 51 Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik Terbaik 2022

Keduanya lalu secara konseptual dibangun dan dirintis oleh Panglima Tagana, Andi Hanindito, ketika menjabat Direktur Bencana Alam Kemensos RI dan kini dilanjutkan penerusnya, Drs. H. Iyan Kusmadiyana, M.Ps

Share :

Baca Juga

Kemnaker-KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Dukung Pelindungan Ozon

Sulsel

Wali Kota Munafri Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang

PINRANG

Wabup Sudirman Menyampaikan, Apresiasi Terhadap Peran Aktif DPRD Pinrang Dalam Menyerap Dan Menyampaikan Berbagai Aspirasi Masyarakat

Jakarta

Purbaya Dicopot, BCW: Bea Cukai Jangan Buru-buru Bernapas Lega, Warisan Pembenahan Harus Dilanjutkan

Sulsel

Wajah Baru TPA Tamangapa Mulai Terlihat, Munafri: Pembenahan Ramah Lingkungan

Sulsel

Rakor Persiapan Kunker Presiden Prabowo, Munafri Pastikan Makassar Siap Dukung Sekolah Rakyat

Sulsel

Ray Suryadi Soroti Ancaman Kekeringan, Pemkot Makassar Diminta Hitung Kebutuhan Air Warga

Jakarta

Mentan Amran Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Bermasalah, Ditarik dan Diproses Hukum