Home / Sulsel

Kamis, 2 Juni 2022 - 18:17 WIB

Instruksi Bupati Wajo, Wajibkan Seluruh Kepala OPD Sosialisasikan Bahaya Narkoba

MEDIASINERGI.CO WAJO — Bupati Wajo, Amran Mahmud, memberikan atensi serius terkait pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo. Orang nomor satu di Bumi Lamaddukelleng itu mewajibkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) intens melakukan sosialisasi di lingkungan kerja masing-masing.

Amran Mahmud menyampaikan hal tersebut pada Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) antara Pemkab Wajo dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone di ruang rapat pimpinan Kantor Bupati Wajo, Kamis (2/6/2022).

Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala BNNK Bone, AKBP Ismail Husain, bersama jajaran, Sekretaris Daerah (Sekda) Wajo, Armayani, bersama kepala OPD terkait, instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan (ormas), ormas Islam, lembaga swadaya masyarakat (LSM), insan pers, serta undangan lainnya.

Baca Juga:  Pimpin Rapat Internal, Kabag Humas dan Protokol DPRD Kota Makassar Bahas Tugas Pokok serta Tupoksi ASN dan Laskar Pelangi

Pada kesempatan ini Amran Mahmud menuturkan posisi Wajo yang merupakan wilayah lintasan dan berada di tengah-tengah serta keberadaan pelabuhan dan kabupaten niaga, menjadikannya mudah menjadi sasaran penyebaran narkoba.

“Saya minta kepada Ibu Sekda (Armayani) untuk mewajibkan dan memantau seluruh kepala OPD agar menyosialisasikan bahaya narkoba di lingkup OPD masing-masing. Kalau perlu nanti kita akan upayakan agar bisa dilakukan tes urine kepada para ASN maupun honorer,” ucapnya.

Selain itu, Amran Mahmud yang tak lain adalah Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Wajo meminta kepada Sekda selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk turut menyisihkan anggaran dalam rangka pencegahan narkoba.

Baca Juga:  TP PKK Pinrang Salurkan Bantuan Kepada Korban Bencana Angin Kencang di Desa Salipolo

“Sambil menunggu tersedianya anggaran yang memadai mengingat adanya refocusing, mari kita lakukan dulu semua apa yang bisa kita lakukan. Karena Pak Presiden (Joko Widodo) sudah sampaikan ini sudah darurat, maka tentu sinergitas dan kolaborasi serta kerja sama dari semua pihak sangat kita butuhkan. Misalnya, kita minta kepada para mubalig kita agar menyampaikan materi bahaya narkoba dalam ceramahnya, mengajak perbankan untuk turut membantu melalui CSR-nya (corporate social responsibility), serta organisasi lainnya dalam bentuk gerakan bersama,” harapnya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Logo HUT ke-419 Makassar Disayembarakan, Desainer Lokal Adu Gagasan

Sulsel

Jembatan Kembar Barombong Mau Dibangun Pemkot Makassar, Tapi Tiga Bidang Lahannya Masih Bersengketa

Sulsel

Wamen Komdigi Angga Raka Tampil Perdana di PWI CHANNEL, Podcast PWI Pusat Resmi Diluncurkan

Makassar

Jumpa Maba di Masjid Agung Kampus UIN Alauddin

Sulsel

Tak Lagi Bayar Iuran Sampah, 3122 Rumah di Ujung Tanah Nikmati Program Wali Kota Munafri

Makassar

23 Rumah Terbakar, Gerindra Makassar Bantu Warga Terdampak di Mattoangin

PINRANG

Langka Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi dan Gas Elpiji di Pinrang

Sulsel

Respons Aduan Warga, Munafri Cek Distribusi Air Bersih hingga Siapkan Fasilitas SPAM Bantuan