Home / Tak Berkategori

Rabu, 6 Juli 2022 - 17:45 WIB

Pemkab Wajo Kerja Sama Roemah Renjana Buat Konsep Pengembangan Rumah Adat Atakkae

MEDIASINERGI.CO WAJO — Pemerintah Kabupaten Wajo melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) akan merehabilitasi Kawasan Rumah Adat Atakkae di Kecamatan Tempe dalam upaya menggenjot sektor pariwisata. Dalam pelaksanaannya akan bekerja sama dengan Renjana Enterprise untuk konsep pengembangannya.

Tim dari Roemah Renjana atau PT Bimantara Renjana Nusantara, perusahaan berpengalaman skala nasional yang bergerak di bidang pariwisata dan hospitality, pun telah melakukan presentasi terkait konsep yang ditawarkan. Presentasi berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Rabu (6/7/2022). Bupati Wajo, Amran Mahmud, hadir langsung pada kesempatan ini.

Amran Mahmud menyebut rehabilitasi Kawasan Rumah Adat Atakkae penting dan menjadi salah satu perhatian sebab bisa mendukung pengembangan kepariwisataan di Bumi Lamaddukelleng.

Baca Juga:  Wali Kota Danny Dukung Program Sidang Keliling Terpadu Pengadilan Agama Makassar

Menurutnya, dengan rehabilitasi Kawasan Rumah Adat Atakkae, pariwisata bisa ikut mengembangkan sektor perekonomian lainnya. “Harapan kita, dengan pengembangan sektor wisata ini bisa mendukung dan menggerakkan sektor perekonomian masyarakat kita yang lain sehingga program pemulihan ekonomi bisa terus berjalan,” kata Amran Mahmud.

Terkait keberadaan Kawasan Rumah Adat Atakkae, Amran Mahmud berharap ada masukan-masukan dari Renjana Enterprise sehingga kawasan ini bisa terselamatkan dan bisa termanfaatkan dalam pengembangan kepariwisataan di Wajo.

Baca Juga:  Danny Pomanto Dukung Rencana Pendataan Potensi Desa/Kelurahan BPS

Amran Mahmud berharap tim Renjana Enterprise memperlihatkan seperti apa konsep pengembangannya, pembiayaannya–model konsorsium atau saham–yang diharapkan memprioritaskan pengusaha lokal Wajo, maupun hal-hal lainnya.

“Kita juga berharap kepada pimpinan dan anggota DPRD Wajo, khususnya Komisi IV, untuk bersama-sama memikirkan bagaimana pola yang bisa kita bangun. Mengingat ini pertama kalinya dilaksanakan oleh Renjana bekerja sama dengan pemerintah daerah. Kepada organisasi perangkat daerah (OPD) serta stakeholder terkait segera menyiapkan kelengkapan dan syarat yang diminta agar pelaksanaan renovasi Rumah Adat Atakkae bisa segera berjalan,” tutur Amran Mahmud.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Logo HUT ke-419 Makassar Disayembarakan, Desainer Lokal Adu Gagasan

SOPPENG

Bupati Soppeng Resmikan Gedung UPD dan CT Scan RSUD Latemmamala

Sulsel

Jembatan Kembar Barombong Mau Dibangun Pemkot Makassar, Tapi Tiga Bidang Lahannya Masih Bersengketa

Sulsel

Wamen Komdigi Angga Raka Tampil Perdana di PWI CHANNEL, Podcast PWI Pusat Resmi Diluncurkan

Makassar

Jumpa Maba di Masjid Agung Kampus UIN Alauddin

Sulsel

Tak Lagi Bayar Iuran Sampah, 3122 Rumah di Ujung Tanah Nikmati Program Wali Kota Munafri

Makassar

23 Rumah Terbakar, Gerindra Makassar Bantu Warga Terdampak di Mattoangin

Jakarta

Dewan Pers Dukung PWI Penanggungjawab HPN 2027 Lampung Libatkan Konstituen