Home / Sulsel

Senin, 18 Juli 2022 - 21:19 WIB

Dukung Proyek Nasional, Pemkot Makassar Komitmen Jalur Kereta Api Berdesain Lintas Layang

Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan Pomanto, Melakukan Konferensi Pers, Terkait Proyek Nasional Jalur Kereta Api Makassar-Parepare, Bersama dengan Ketua dan Anggota DPRD Makassar, Senin 18 Juli 2022.

Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan Pomanto, Melakukan Konferensi Pers, Terkait Proyek Nasional Jalur Kereta Api Makassar-Parepare, Bersama dengan Ketua dan Anggota DPRD Makassar, Senin 18 Juli 2022.

MEDIASINERGI.XO MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto menegaskan bahwa Pemkot Makassar tidak pernah menolak pengerjaan jalur kereta api Makassar-Pare-Pare. Justru Pemkot Makassar mendukung penuh proyek pembangun strategis nasional tersebut.

Hanya saja, Danny Pomanto meminta Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan untuk menilik kembali komitmen awal yang telah disepakati mengenai desain jalur kereta api, yakni menggunakan jalur lintas layang (elevated) bukan di atas permukaan tanah.

Baca Juga:  Galakkan Penghijauan, Ketua TP PKK Makassar Harap Hutan Kota Bertambah

“Kami paham tentang pentingnya kehadiran kereta api di Makassar. Dukungan pertama yang paling jelas adalah dari Pemkot Makassar. Saat itu disepakati rel kereta api elevated, bukan landed atau di permukaan tanah. Maka tidak benar opini soal menolak pembangunan kereta api,” ujar Danny Pomanto saat konferensi pers di DPRD Makassar, Senin 18 Juli 2022.

Danny Pomanto menyebut bahwa, jika jalur kereta api dibangun dengan desain di atas permukaan tanah maka akan menyalahi Perda Kota Makassar No 4 Tahun 2015 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah.

Baca Juga:  Munafri Ajak Tarekat Al-Muhammadiyah Perkuat Persatuan dan Akhlak Umat

“Semuanya sudah diatur di RTRW kita, kami menilai kalau landed akan bermasalah karena pelanggaran. Lagi pula akan menyengsarakan warga,” kata Danny.

Jika pengerjaan landed dilakukan maka akan memberi dampak negatif di bidang ekonomi, ekologis dan sosial kemasyarakatan. Seperti di antaranya persoalan banjir yang akan meluas dan memicu kisruh persoalan pembebasan lahan.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Solusi Krisis Air Bersih, Munafri Kerahkan Mobil Tangki ke Puluhan Titik dan Siapkan 18 SPAM Jangka Panjang

ENREKANG

Bank Sampah Massenrempulu Diresmikan, Ekonomi Hijau Bergerak

PINRANG

DPRD Pinrang Menyepakati Nota Kesepakatan Rancangan KUPA dan PPASP Tahun Anggaran 2026

Sulsel

Kunker Sekjen PU, Apri Artoto, Mengapresiasi Program MYP Pemprov Sulsel

SOPPENG

Raih Kinerja Terbaik, Pemkab Soppeng Sampaikan Selamat Kepada Mentan A Amran Sulaiman

SOPPENG

Ny Hj Suarni Suwardi Melantik Kader Sekaligus Membuka Sosialisasi KISAK

Sulsel

Hingga September 2026, Pemkot Makassar Kuasai PSU 221 Perumahan Senilai Rp6,93 Triliun

Sulsel

Munafri Titip Tugas Khusus untuk Kepala UPT TPA Tamangapa: Benahi Sistem, Rangkul Warga