Home / Sulsel

Jumat, 21 Oktober 2022 - 14:56 WIB

Ketua TP PKK Pimpin Rapat Bahas Penataan Taman Hingga Penebangan Pohon Ilegal

Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail, Melakukan Rapat Koordinasi Bersama Jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Jum'at 21 Oktober 2022.

Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail, Melakukan Rapat Koordinasi Bersama Jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Jum'at 21 Oktober 2022.

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Ketua TP PKK Makassar, Indira Jusuf Ismail melakukan rapat koordinasi bersama jajaran Dinas Lingungan Hidup (DLH), Jum’at 21 Oktober 2022.

Rapat yang berlangsung di Kantor DLH Gabungan Dinas Jalan Urip Sumohardjo itu dihadiri Dewan Lingkungan Kota Makassar.

Ada beberapa pokok permasalahan yang dibahas dalam rapat tersebut, mulai dari penataan taman hingga penebangan pohon secara ilegal.

“Ini kita lagi silaturahmi sekaligus membahas apa yang lagi viral,” kata Indira Yusuf Ismail.

Sebagai Dewan Lingkungan Kota Makassar, Indira berharap apa yang menjadi persoalan khususnya menyangkut isu lingkungan bisa diselesaikan.

Sebagai leading sektor terkait masalah lingkungan, ia berharap DLH di bawah kendali Aryati Puspasari Abadi sebagai Kepala Dinas bisa terus melahirkan inovasi.

“Kita berharap ada inovasi baru bagaimana DLH menata lingkungan di kota ini, misalnya Jum’at ada penebangan pohon tua, sehingga tertata dengan baik,” ujarnya.

Termasuk dengan penebangan pohon secara ilegal yang baru-baru ini dilakukan oleh mitra PT PLN. Ia berharap segera ada solusi sehingga tidak berlarut-larut.

“Mari kita cari solusinya, langkah-langkah apa saja yang musti kita lakukan,” katanya.

Sementara itu, Kepala DLH Makassar Aryati Puspasari Abady menyampaikan pihaknya berupaya maksimal mengejar pemenuhan 30 persen Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Sekarang ini kami gencar sekali menanam pohon, dan tanaman yang masih bisa kita pertahankan itu kita pelihara,” ujar Aryati.

Selain itu, ia juga melakukan edukasi kepada pihak perusahaan yang ingin mendapatkan izin Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) wajib menyiapkan RTH minimal 10% dari luas lahan yang akan mereka bangun.

“Itu yang kami juga gencarkan untuk memenuhi RTH, dan itu aturannya jelas. Harapan Ibu Wali tadi Desember sudah ada perubahan,” katanya.

Sedangkan terkait penebangan pohon secara ilegal di Jalan Perintis Kemerdekaan belum lama ini, pihak DLH sudah melayangkan teguran kepada mitra PT PLN.

“Makanya kita undang Dewan Lingkungan untuk meminta saran dan kritikannya menyikapi masalah ini,” ungkapnya.

Ia menyebutkan teguran yang dilayangkan kepada mitra PLN berdasarkan hasil konsultasi dengan Bagian Hukum Setda Makassar.

“Tanggal 11 Oktober kejadian dan tanggal 12 kita langsung berkoordinasi dengan Bagian Hukum. Tanggal 13 langsung kita layangkan keberatan,” ujarnya.

Surat teguran itu juga, kata Aryati juga ditembuskan ke Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Wilayah 3 Sulawesi untuk membantu kami membackup.

“Kami menunggu itikad baik atau respon dari PLN, setelah satu minggu ini belum ada respon apa-apa,” imbuhnya.

Ia menyebutkan pasca insiden penebangan itu, Tim DLH langsung turun melakukan verifikasi lapangan. Hasilnya ditemukan ada 34 pohon yang ditebang. Rinciannya, tujuh pohon trembesi dan 27 pohon krocot.

“Ada yang dipangkas habis dan ada yang ditebang. Itu tidak ada izin, tidak memenuhi standar etika maupun estetika,” tegasnya.(jaka)

Editor: Manaf Rachman

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Sulsel

Makassar Humas Award dan Lontara Plus Award, Cara Pemkot Apresiasi Inovasi dan Partisipasi Publik

Sulsel

Di Forum PBB, Wali Kota Munafri Perkenalkan Inovasi Hijau Makassar untuk Atasi Banjir

Sulsel

Makassar Punya Modal Jadi Pusat Kesehatan Regional, Munafri Ajak dokter dan Akademisi Bergerak Bersama

Sulsel

Lakukan Sidak, Komisi A DPRD Makassar Temukan Pekerja Dibawah Umur di KIMA Square

Sulsel

Peringati Hari Jadi Sulsel ke-357, Wabup Takalar Ikuti Jalan Sehat Anti Mager di Makassar

Sulsel

Satu Data untuk Banyak Solusi, Pemkot Makassar Petakan Kemiskinan hingga Anak Tidak Sekolah

Sulsel

Wali Kota Munafri Sampaikan Aspirasi Pembangunan Makassar ke Komisi VII DPR RI

Sulsel

Pendekatan Humanis, Pemkot Makassar Bantu Relokasi Ternak Babi di Panakkukang ke Lokasi Steril

Tinggalkan Komentar