Home / Pendidikan

Sabtu, 18 Maret 2023 - 08:43 WIB

SMPN I Pinrang dan Komite sekolah gelar pertemuan dipimpin Kadis Dikbud Pinrang, dihadiri Dewan Pendidikan Dan PGRI

Kadis Dikbud Pinrang Andi Matjtja di dampingi Ketua komite Sekolah HM Aswin dan Kepala UPT SMPN 1 Pinrang klarifikasi sumbangan orang tua siswa

Kadis Dikbud Pinrang Andi Matjtja di dampingi Ketua komite Sekolah HM Aswin dan Kepala UPT SMPN 1 Pinrang klarifikasi sumbangan orang tua siswa

MEDIASINERGI.CO PINRANG — Menyikapi adanya informasi yang berkembang terkait sumbangan orang tua siswa SMPN I Pinrang, setelah rapat komite dilaksanakan bersama orang tua siswa beberapa waktu lalu, bahwa pihak sekolah menolak sumbangan orang tua siswa yang hanya menyumbang 50 ribu rupiah untuk beberapa item pekerjaan disekolah tersebut dan sumbangan orang tua siswa mencapai 300 juta rupiah.

Pihak sekolah SMPN I Pinrang dan Komite sekolah menggelar pertemuan yang dipimpin langsung Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Pinrang, Andi Matjtja Moenta, dihadiri Dewan Pendidikan, PGRI Pinrang, beserta sejumlah guru diruang kepala sekolah, Jumat (17/3/2023)

Ketua Komite SMPN I Pinrang, HM. Aswin, menjelaskan bahwa informasi itu tidak benar.

Yang benar menurut Aswin, adalah setelah berkoordinasi dengan Kepsek ternyata tidak ada yang menolak sumbangan orang tua siswa berapapun nilainya.

“Dari data para orang tua siswa yang telah menyumbang bahkan ada 20 ribu rupiah dan diterima, artinya tidak ada sumbangan yang ditolak berapun nilainya,” jelas Aswin

Saat pertemuan orang tua siswa yang digelar selama dua kali, lanjutnya, tidak ada kesepakatan standar nilai sumbangan, yang ada adalah keikhlasan para orang tua siswa.

“Kami memberikan keleluasaan para orang tua siswa sehingga nilai sumbangan bervariasi mulai dari Rp 20 ribu rupiah,” jelasnya

Dikatakan Aswin, soal dana Rp 300 juta rupiah juga ini tidak benar, karena dana yang ada di rekening hanya sekitar 15 juta per Kamis 16 Maret 2023.

Kepsek UPT SMPN I Pinrang, Muh. Saleh, mengatakan apa yang muncul di media, itu tidak benar.

Dengan pertemuan ini, lanjutnya, dapat memberikan jawaban yang benar tentang informasi tersebut.

Pertemuan ini juga diharapkan, kata Muh. Saleh, dapat memberikan manfaat untuk dijadikan bahan kedepannya, dan apa yang dilakukan komite sekolah sudah sesuai dengan aturan yang ada.

“Mungkin ada pihak yang tidak paham hal yang sebenarnya dan mengembangkan issu yang dapat menghambat pembangunan di sekolah ini, dan diharapkan kedepannya semua bisa berjalan baik, sehingga tujuan dapat tercapai,” jelasnya.

Kadis Dikbud, Andi Matjtja, pada pertemuan tersebut menyampaikan agar pihak sekolah dan komite sekolah memberikan penjelasan dengan benar terkait dengan isu yang berkembang. Sehingga, semuanya dapat memahami kebenaran yang sebenarnya

“Dengan pertemuan ini semua masalah terselesaikan dan tidak ada lagi informasi tidak benar yang berkembang,” harap Andi Matjtja.(Tan)

Editor: Manaf Rachman

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Tinggalkan Komentar