Home / Sulsel

Senin, 6 November 2023 - 17:14 WIB

Hujan Mulai Turun di Hulu, 3 IPA Perumda Air Minum Kota Makassar Mulai Berproduksi Kembali

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Kondisi kekeringan dan kekurangan air bersih yang dialami oleh masyarakat Kota Makassar akibat kekeringan dan fenomena El-Nino yang perlahan mulai berangsur membaik.

Setelah kurang lebih 3 bulan tidak beroperasi yang mengakibatkan terhambatnya pasokan air bersih ke pelanggan, 3 Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perumda Air Minum Kota Makassar mulai beroperasi kembali.

Baca Juga:  Pemkot Makassar Siap Tampung Aspirasi Buruh

ketiga instalasi tersebut yaitu IPA II Panaikang, IPA III Antang, dan IPA IV Maccini Sombala yang kembali beroperasi setelah hujan dan membuat air baku kembali cukup untuk di produksi.

Plt Direktur Teknik Perumda Air Minum Kota Makassar, Ayman Adnan mengkonfirmasi hal tersebut dan mengucap syukur karena pelayanan ke pelanggan akan dioptimalkan kembali.

Baca Juga:  Tinjau Pembagian Air Tangki, Indira Mulyasari Dampingi Wawali Fatma Berkunjung ke Ujung Tanah

Ayman mengatakan, jika 3 IPA yang sebelumnya tidak berproduksi, mulai beroperasi kembali secara bertahap.

“Sebuah kesyukuran karena air baku sudah tersedia dan siap untuk di produksi berkat hujan yang turun beberapa hari terakhir di sekitar wilayah sumber air baku kita,” ujar Ayman Adnan, Senin 6 November 2023.

Share :

Baca Juga

Makassar

Seusai Ashar, Musibah Menyapa H. Baharuddin di Depan Masjid Al-Abrar

PINRANG

TP PKK dan Dekranasda Pinrang Meriahkan HKG PKK dan HUT Dekranas

Sulsel

Guru PPPK PW Aspirasi ke DPRD Wajo Terkait Perubahan Status Dapodik dan Sertifikasi Terhenti

SOPPENG

Warga Lalabata Meninggal Dunia di Pasar Sentral Watansoppeng

Sulsel

Wali Kota Pekanbaru: Makassar Layak Jadi Contoh Pengelolaan Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Sulsel

Temui Munafri, Bupati Brebes Studi Tiru Program Unggulan Pemkot Makassar

Sulsel

Munafri: Penataan PKL Disertai Relokasi, Permodalan, dan Pendampingan Usaha Lewat KUR

SOPPENG

Bupati Soppeng Berkomitmen Lindungi Lahan Pertanian Produktif