Home / Sulsel

Sabtu, 23 November 2024 - 07:08 WIB

BKPRS Gelar Seminar Perencanaan Tata Kota Berbasis Mitigasi Bencana Regional Sulawesi

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Beberapa peristiwa  bencana yang terjadi di Regional Sulawesi secara sederhana dapat disimpulkan penyebabnya karena kondisi alam dan pengelolaan yang kurang tepat dari pengembangan wilayah. Dua Hal tersebut selalu mengiringi terjadinya bencana geologi maupun geomorfologi.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum BKPRS Prof (HC), DR(HC) Olly  Dondokambey,S.E. dalam sambutannya yang diwakili oleh Direktur Administrasi dan Keuangan BKPRS, Ir.Martinus Manganti ketika membuka Seminar Perencanaan Tata Kota Berbasis Mitigasi Bencana di Regional Sulawesi yang dilaksanakan di Hotel Horison Makassar, 22 November 2024.

Pada seminar yang dihadiri sejumlah instansi terkait di wilayah Sulawesi tersebut, Olly Dondokambey yang juga Gubernur Sulawesi Utara itu menegaskan bahwa Pulau Sulawesi sangat rawan akan terjadinya bencana, salah satu diantaranya gempa bumi.

Hal ini disebabkan bertemunya tiga lempeng tektonik, yakni Lempeng Eurasia, Lempeng Filipina dan Lempeng Indo-Australia.

Dikatakan, beberapa sesar atau patahan yang ada di Sulawesi, seperti sesar Gorontalo, Amurang, Bolaang Mongondow, Airmadidi, dan sesar Walanae, juga turut berkontribusi pada rawannya bencana gempa bumi di Sulawesi.

Karena kondisi tersebut, Olly menegaskan bahwa betapa pentingnya mintigasi bencana dilakukan dan kesiapsiagaan kita menghadapinya.

Mitigasi meliputi Literasi, sosialisasi, hingga menjadikan data kegempaan bagian dalam penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah.

 

“Bisa dikatakan, mitigasi bencana adalah kunci dalam menjaga keamanan, kesejahteraan, dan ketahanan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana,”  ungkapnya.

Artinya, mitigasi bencana memerlukan tindakan proaktif untuk mengurangi dampak negatif bencana, tambahnya.
Sementara itu, Prof.Dr.Eng.Adi Maulana,ST.,M.Phil yang juga Wakil Rektor IV Universitas Hasanuddin (Unhas) yang tampil sebagai pemateri menjelaskan bahwa kondisi geologi di wilayah Sulawesi sangat rawan bencana.

Guru Besar Teknik Geologi Fakultas Teknik Unhas menyebut bahwa bencana yang terjadi selama ini menujukkan kondisi geologi Sulawesi sangat aktif secara seismik akibat interaksi dari tiga lempengan besar.

Dia menyebut hampir semua wilayah di Sulawesi menunjukkan rawan bencana,  baik itu gempa bumi, banjir dan tanah longsor. Dan hal itu tidak bisa dihindari, suatu saat pasti terjadi.”Karena itu sangat penting bagi kita untuk mengantipasinya agar dampak dari bencana tersebut bisa diminimalisir,” ungkapnya.

Salah satu upaya terbaik yang kita lakukan sekarang adalah mitigasi kebencanaan. Mitigasi bencana adalah kunci dalam menjaga keamanan, kesejahteraan, dan ketahanan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana.

Sementara itu, Zainuddin, SE, MM yang juga  Kepala Bidang Rehabilitasi Dan Rekonstruksi BPBD Sulsel tampil sebagai pemateri pada seminar ini menegaskan pentinya manajemen resiko bencana. Baik pada saat pra bencana, saat bencana dan pasca bencana.

Para peserta seminar yang digagas oleh BKPRS ini mengharapkan seminar ini tetap dilanjutkan dengan melibatkan lebih pihak terkait dan bisa melahirkan rekomendasi penting untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah. (Yudi)

Editor: Manaf Rachman

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Sulsel

Takalar Award 2026 Resmi Digelar, Bupati Daeng Manye: Inovasi Jadi Budaya Kerja ASN

PINRANG

Bupati Pinrang, Peringatan Hari Sumpah Pemuda momentum untuk Memperkuat Semangat Nasionalisme, Kedisiplinan, dan Kepedulian

Sulsel

Wali Kota Munafri Minta Kontraktor Berdayakan Warga Untia dalam Pembangunan Stadion

PINRANG

Bupati Pinrang, Penanganan Sampah Tidak Hanya Berorientasi pada penilaian Adipura

PINRANG

Wabup Sudirman Resmikan Program TJSL PLN Peduli Melalui Program Cahaya Tuppu

PINRANG

Sejumlah Sumur Warga Dua Kecamatan di Pinrang Mengalami Kekeringan

Sulsel

Dedikasi Penanggulangan Bencana ,Wali Kota Makassar Diapresiasi Mensos RI

Sulsel

DPRD Makassar Dorong Regulasi Parkir, Persolan Jukir dan Kebocoran Jadi Perhatian