MEDIASINERGI.CO WAJO — Pemerintah Kabupaten Wajo menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak banjir dan tanah longsor yang terjadi di Desa Assorajang, Kecamatan Tanasitolo, Sulawesi Selatan, Sabtu (14/6/2025). Bencana yang dipicu hujan deras itu mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga dan menimbulkan kerugian material hingga puluhan juta rupiah.
Kepala Dinas Sosial, P2KB, dan P3A Kabupaten Wajo, H. Ahmad Jahran, mengatakan, bantuan disalurkan segera setelah pihaknya menerima laporan dari kepala desa setempat. Selain bantuan logistik, pemerintah daerah juga menerjunkan sejumlah personel gabungan untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan material longsoran.
“Tim gabungan dari Tagana, Karang Taruna, Tim Reaksi Cepat, Damkar, PMI, serta pemerintah kecamatan dan desa turut membantu warga dalam proses evakuasi dan pembersihan lumpur. Bantuan yang kami berikan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak,” ujar Ahmad Jahran, Minggu 15 Juni 2025
Bantuan yang disalurkan meliputi kasur, paket perlengkapan keluarga (family kit), kebutuhan anak-anak (kids ware), makanan siap saji, makanan anak, selimut, tikar gulung, terpal, serta sadang untuk dewasa dan bayi.
Ahmad berharap proses pemulihan pascabencana dapat berjalan cepat berkat sinergi antara pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat.
Tiga Keluarga Terdampak, Empat Rumah Rusak
Kepala Desa Assorajang, Andi Samangrukka, mengungkapkan bahwa bencana terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu sore hingga malam hari. Longsor dan banjir melanda Dusun Tanjong Manik, mengakibatkan kerusakan pada empat rumah warga. Dua di antaranya mengalami kerusakan berat, sementara dua lainnya rusak ringan.
“Sebanyak tiga kepala keluarga terdampak langsung, dan sejumlah lahan perkebunan warga tertimbun material longsor. Kerugian kami perkirakan mencapai Rp 50 juta,” kata Andi.
Di luar Desa Assorajang, hujan deras juga menyebabkan banjir di beberapa ruas jalan utama di Kota Sengkang dan wilayah Kecamatan Tanasitolo. Pemerintah daerah mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.(Eddy)
Editor: Manaf Rachman











