MEDIASINERGI.CO PEKANBARU — Rapat Panitia Pengarah SC (Steering Committee) Kongres Persatuan PWI 2025K. etua SC Kongres Persatuan PWI 2025 Zulkifli Gani Ottoh seusai rapat di Hall Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusa.
Keputusan rapat menegaskan kembali bahwa seluruh pengurus yang terbentuk baik sebelum konflik dan setelah adanya konflik adalah pengurus yang sah yang diakui oleh Kongres Persatuan PWI 2025. Namun status kepesertaaan dibagi dua bagian, peserta penuh yang memiliki hak suara dan hak bicara, dan peserta peninjau yang tidak memiliki hak suara dan hak bicara.
Terkait status PWI Riau yang memiliki dua kepengurusan keputusannya adalah peserta penuh kongres diberikan kepada Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar, dan peserta peninjau diberikan kepada Plt Ketua PWI Riau H Dheni Kurnia.
Zugito juga kembali menegaskan jika Kongres Persatuan PWI 2025 hanya beragendakan pemilihan Ketua Umum PWI Pusat dan Ketua Umum Dewan Kehormatan PWI Pusat periode 2025-2030. “Tidak ada agenda lain di luar itu,” tegasnya.
Tanggapan Plt Ketua PWI Riau
Sementara itu Plt Ketua PWI Riau H Dheni Kurnia menyambut baik keputusan SC yang menunjukkan semangat kebersamaan PWI dalam kongres nanti. Menurut Dheni dirinya tidak masalah dengan pemberian peserta penuh kepada Raja Isyam Azwar karena itu adalah keputusan Ketum Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah dalam pertemuan elit mereka.
“Terimakasih kami sampaikan kepada Pak Ketum HCB, khususnya kepada Ketua SC Zulkifli Gani Ottoh dan teman-teman SC lainnya. Ini momentum penting bagi kita seluruh pengurus dan anggota PWI untuk kembali merekatkan persatuan organisasi. Juga terimakasih kami kepada teman-teman OC, ada Pak Raja Pane dan kawan-kawan yang sudah mengorbankan pikiran, tenaga, dan waktunya untuk menyukseskan kongres kita ini,” ujar Dheni Kurnia di Pekanbaru, Kamis 14 Agustus 20250.
Redamkan Berita Negatif
















