MEDIASINERGI.CO
PINRANG – DPRD Kabupaten Pinrang menyerahkan secara resmi hasil penjaringan aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses oleh 40 Anggota DPRD Kabupaten Pinrang di dapilnya masing-masing.
Hasil reses tersebut yang merupakan pokok-pokok pikiran Anggota DPRD Kabupaten Pinrang diserahkan oleh Ketua DPRD Pinrang, H. Nasrun Paturusi kepada Pemerintah Daerah dan diterima oleh Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang juga Sekda Pinrang, A. Calo Kerrang dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Pinrang, Jumat, 20 Februari 2026, bertempat di ruang rapat paripurna.
Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Pinrang, H. Nasrun Paturusi didampingi Wakil Ketua DPRD Pinrang, Ir. Syamsuri dan Sakkairfandi serta dihadiri Anggota DPRD Pinrang lainnya. Turut hadir, Sekda Pinrang, A. Calo Kerrang, SP.,M.Si, Sekwan Pinrang, Syamsumarlin, SS.,M.Si, Kepala Bapperida, A. Fakhruddin, S.Sos.,M.Si, Kepala BPKPD, Agurhan, SE.,MM dan Kabag Hukum Setda Pinrang, Rano, SH.
Dalam kata pengantarnya, Ketua DPRD Pinrang, H. Nasrun Paturusi menjelaskan, berdasarkan ketentuan pasal 170 ayat (5) Peraturan DPRD Kabupaten Pinrang Nomor 1 Tahun 2025 tentang tata tertib DPRD, setiap Anggota DPRD wajib melaporkan hasil pelaksanaan reses kepada Pimpinan DPRD dengan mencantumkan waktu dan tempat kegiatan reses, tanggapan atau aspirasi masyarakat serta dokumentasi peserta dan kegiatan pendukung lainnya.
Sambung Nasrun Paturusi, perlu diketahui bahwa Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Pinrang sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh Badan Musyawarah telah melaksanakan kegiatan reses di daerah pemilihannya masing-masing pada Tanggal 12-14 Februari 2026 kemarin. Sebagaimana telah diketahui bersama, masa reses merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari mekanisme kerja DPRD dalam menjalankan fungsi representasi.
Reses bukan sekadar kegiatan rutin, kata Nasrun Paturusi, yang hanya dilakukan sebagai formalitas, tetapi merupakan sebuah momentum krusial bagi kita sebagai wakil rakyat untuk menyerap, menampung, dan merumuskan aspirasi serta permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.
















