Home / Sulsel

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:04 WIB

Disdik Makassar Imbau Sekolah Segera Perbarui Data Siswa untuk SPMB 2026

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, mengimbau seluruh Sekolah SD dan SMP untuk segera melakukan pemutakhiran data siswa secara berkala melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang terintegrasi dengan Kementerian Pendidikan.

Pemutakhiran data ini menjadi langkah krusial untuk memastikan seluruh data peserta didik, termasuk profil siswa, Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), serta akun belajar.id, tetap valid.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menegaskan proses pemutakhiran dan sinkronisasi data merupakan bagian penting dalam mewujudkan layanan pendidikan yang tertib, akurat, dan terintegrasi.

“Kami mengimbau satuan pendidikan untuk bersama-sama memastikan data siswa, terutama kelas akhir, telah diperbarui dan disinkronkan melalui Dapodik,” ujar Achi, Minggu 17 Mei 2026.

“Data yang valid akan memastikan NISN peserta didik tercatat secara resmi dalam sistem SPMB 2026,” sambungnya.

Selaku kepala Dinas Pendidikan, ia juga menekankan pentingnya peran operator sekolah dalam melakukan sinkronisasi data secara berkala, agar seluruh pembaruan dapat terintegrasi dengan sistem pusat dan mendukung kelancaran layanan pendidikan.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk memastikan seluruh informasi yang diterima hanya berasal dari kanal resmi Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Untuk memudahkan akses informasi, Disdik juga menyediakan kanal digital di media sosial disdik.kotamksr, termasuk QR code pada laman resmi serta tautan informasi yang telah disiapkan.

Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan SPMB 2026, Disdik Kota Makassar juga menyediakan grup Telegram resmi sebagai kanal pembaruan informasi dan layanan pengaduan bagi masyarakat yang mengalami kendala teknis selama proses pendaftaran.

Oleh sebab itu, kata Achi, tim teknis Dinas Pendidikan saat ini terus melakukan pemantauan dan optimalisasi sistem guna memastikan layanan berjalan stabil hingga seluruh tahapan SPMB selesai dilaksanakan.

“Persiapan sejak awal sangat penting agar proses pendaftaran tidak terkendala,” tuturnya.

Dia menegaskan, seluruh proses SPMB 2026 dirancang lebih transparan, akuntabel, dan terintegrasi melalui sistem digital Lontara+, yang juga memungkinkan masyarakat memantau proses pendaftaran secara lebih mudah.

Dengan berbagai langkah ini, Pemerintah Kota Makassar berharap pelaksanaan SPMB 2026 dapat berjalan lebih tertib, efisien, dan inklusif, sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kota Makassar.

Sebagai bagian dari persiapan, masyarakat, khususnya orang tua peserta didik, juga diimbau untuk menyiapkan seluruh dokumen administrasi sejak dini.

Seperti akta kelahiran, Kartu Keluarga, KTP orang tua, serta ijazah atau surat keterangan lulus, agar proses pendaftaran dapat berjalan lancar.

“Kami mengajak seluruh orang tua untuk tidak menunda dan memastikan seluruh dokumen sudah lengkap serta dalam bentuk digital yang siap diunggah,” tutupnya.

Sedangkan Tim Ahli Pemerintah Kota Makassar Bidang Percepatan Digitalisasi, Andi Gita Namira Patigana, menjelaskan sistem SPMB Lontara+ menggunakan data NISN yang bersumber langsung dari Kementerian Pendidikan.

Oleh karena itu, setiap sekolah di Kota Makassar wajib memastikan data siswa telah dilaporkan dan diperbarui secara lengkap melalui sistem Dapodik agar dapat tersinkronisasi dengan sistem pusat.

“Kami telah melakukan penelusuran terkait kendala NISN yang tidak ditemukan saat proses pendaftaran,” bebernya.

“Data yang digunakan bersumber dari Kementerian Pendidikan, sehingga sekolah wajib terlebih dahulu melaporkan data siswanya agar dapat terbaca dalam sistem,” sambungnya.

Saat ini, Pemerintah Kota Makassar tengah mengidentifikasi sejumlah sekolah yang belum melakukan pelaporan atau pembaruan data secara lengkap.

Tujuanya, untuk didorong agar segera melakukan sinkronisasi guna memastikan seluruh peserta didik dapat mengikuti proses SPMB dengan baik.

Andi Gita mengakui pelaksanaan simulasi yang berlangsung sejak 13-14 Mei 2026 menemukan kendala teknis. Sehingga masa simulasi SPMB untuk jenjang TK, SD, dan SMP diperpanjang hingga 21 Mei 2026 sebagai upaya penyempurnaan sistem.

Selain persoalan NISN, sebagian masyarakat juga masih mengalami kebingungan terkait mekanisme login menggunakan NISN.

Dalam sistem yang diterapkan, calon peserta didik yang NISN-nya telah terdaftar di Kementerian Pendidikan akan langsung mendapatkan akun berupa username dan password untuk mengakses sistem.

Sementara bagi yang belum terdaftar, diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui formulir yang tersedia.

“Masih terdapat masyarakat yang belum memahami alur login. Karena itu, kami terus melakukan penyempurnaan agar sistem lebih mudah dipahami dan lebih human-centered,” jelasnya.

Tim teknis juga telah melakukan beberapa penyesuaian terhadap alur pendaftaran berdasarkan masukan masyarakat untuk memastikan sistem lebih sederhana dan mudah digunakan oleh orang tua maupun peserta didik.

Lebih lanjut, dikatakan simulasi SPMB 2026 mencakup seluruh jenjang pendidikan, yakni TK, SD, dan SMP, dengan mekanisme pendaftaran yang disesuaikan pada masing-masing jenjang.

Sistem juga telah mengakomodasi skema zonasi berdasarkan domisili sebagai bagian dari penerapan seleksi berbasis wilayah.

Dalam aspek infrastruktur, Pemkot Makassar lewat Disdik juga melakukan penguatan sistem untuk mengantisipasi lonjakan akses. Salah satunya dengan memisahkan server berdasarkan jenjang pendidikan guna mengurangi risiko gangguan sistem.

“Pemecahan server dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan akses agar sistem tetap stabil. Selain itu, kami juga telah melakukan uji ketahanan sistem hingga tiga kali dengan simulasi beban pengguna yang lebih besar,” pungkasnya.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

PINRANG

Tim Satgas Migas TPID Kabupaten Pinrang bersama unsur Forkopimca Sidak SPBU Massila

Sulsel

Pimpin Rakor Camat – Kades, Bupati Takalar Instruksikan Percepatan Pencairan Siltap

Sulsel

Tak Lagi Kenal RS Tipe A-B-C, Kota Makassar Siap Terapkan Sistem Rujukan Berbasis Kompetensi

Sulsel

Tampil di Forum PBB Jenewa, Munafri Perkenalkan MCH sebagai Mesin Ekonomi Anak Muda

PINRANG

Bupati Pinrang Meminta Pengawasan dan Ketersediaan Gas Bersubsidi Dilakukan Secara Berkelanjutan

Sulsel

Mengabdi 22 Tahun, Bupati Takalar Lepas Sekda Muhammad Hasbi Pindah Tugas ke Pemkot Makassar

Sulsel

Wali Kota Munafri Dorong Muslimat NU Jadi Penggerak Gerakan Pilah Sampah di Makassar

Sulsel

Pemkot Makassar Respons Kekeringan, Air Bersih dari PDAM Disalurkan Menjangkau ke 9 Kecamatan