LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar bersama jajaran Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah IV Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama-sama melakukan evaluasi dan memperkuat langkah strategis terhadap implementasi sejumlah proyek strategis tahun 2026.
Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi dan Kunjungan Lapangan Proyek Strategis Pemerintah Kota Makassar bersama Kasatgas Korsup Wilayah IV KPK, Tri Budi Rahmanto, beserta rombongan di Balai Kota Makassar, Jumat (31/7/2026).
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menjelaskan Supervisi KPK tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan agar pembangunan di Kota Makassar dapat berjalan sesuai ketentuan, tepat waktu, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Jajaran Pemerintah Kota Makassar bersama Rombongan Wilayah IV KPK melakukan evaluasi menyeluruh terhadap progres sejumlah proyek strategis yang tengah berjalan, khususnya dari sisi tahapan perencanaan, manajemen konstruksi, hingga pelaksanaannya di lapangan.
“Ini adalah rapat pencegahan yang dilakukan oleh KPK untuk memastikan bahwa proyek-proyek itu bisa berjalan tepat waktu tanpa ada potensi untuk mangkrak dan sebagainya,” ujarnya.
Poyek strategis Pemerintah Kota Makassar yang menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut, di antaranya pembangunan Stadion Untia, pembangunan Makassar Government Center (MGC) tahap II, pembangunan Kantor Dinas Pendidikan, lanjutan pembangunan Puskesmas Ujung Pandang Baru, pengadaan seragam sekolah gratis jenjang SD dan SMP, pembangunan PAUD Negeri Tamalanrea, serta revitalisasi Lapangan Karebosi.
Melalui forum tersebut Munafri yang akrab disapa Appi menyampaikam bahwa seluruh catatan dan masukan jajaran KPK akan menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Makassar.
Appi menggaris bawahi, waktu menjadi salah satu faktor paling penting dalam memastikan proyek strategis pemerintah dapat diselesaikan sesuai target.
Ia meminta Kepala SKPD teknis bersama Inspektorat Kota Makassar memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai jadwal dan segera mengambil langkah apabila ditemukan potensi masalah.
“Waktu tidak menunggu kita untuk menyelesaikan. Ibu Inspektur dan seluruh teman-teman di SKPD untuk memastikan bahwa kegiatan-kegiatan ini bisa berjalan tepat waktu dan selesai,” tegasnya.
















