“Petani saat ini sebaiknya tidak menjual seluruh cengkih yang ada, cukup untuk kebutuhan yang mendesak saja. Karena diawal tahun 2020 nanti, pabrikan akan melakukan pembelian cengkeh dan harga pasti akan naik, harapan bisa mencapai 100 ribu per kilonya,” ujar Elfrianto, Selasa (5/11/2019).
Elfrianto yang juga merupakan salah satu Anggota DPRD Kabupaten Wajo meminta kepada pemerintah Kabupaten Wajo dan Provinsi Sulawesi Selatan untuk memberikan perhatian yang tinggi kepada petani cengkeh dan meminta ketegasan kepada menteri perdagangan untuk mencabut atau menutup import cengkeh di seluruh indonesia.
“Pemerintah jangan menganaktirikan petani cengkeh berikanlah perhatian yang tinggi dan perlu diketahui import cengkeh sangat menguncang pendapatan ekonomi bagi petani cengkeh di seluruh indonesia, Bagaimana mungkin Indonesia membuka import, sementara produksi dalam negeri sangat mencukupi. Saat ini Indonesia merupakan penghasil cengkeh terbesar di dunia dan juga kualitas nomor satu di dunia. Kenapa harus import,” ujarnya.(Rls)
Editor: Muh. Hamzah
















