Home / Advertorial

Selasa, 10 Maret 2020 - 20:19 WIB

Tingkatkan Pelayanan Publik, Bupati Akan Hadirkan MPP di Wajo

MEDIASINERGI.CO WAJO — Bupati Wajo, H. Amran Mahmud akan terus meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Wajo. Salah satunya dengan membuat pelayanan masyarakat semakin modern yang mengkombinasikan perkembangan teknologi informasi berupa Mall Pelayanan Publik.

Maka sebagai langkah menuju pembaharuan pelayanan publik tersebut, hari ini, Selasa 10 Maret 2020 Amran Mahmud bersama 48 Kepala Daerah lainnya di Indonesia melakukan penandatanganan komitmen penyelenggaraan Mall Pelayanan Publik (MPP) Tahun 2020, di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB).

Baca Juga:  Hadiri Undangan Rumah Tahfidzul Qur’an An Nur, Legislator Elfrianto Beri Motivasi kepada Santri

“Mall Pelayanan Publik ini merupakan generasi ketiga pelayanan terpadu setelah sebelumnya peluncuran Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA), yang kemudian berevolusi menjadi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)” Jelas Bupati Wajo usai penanda tanganan komitmen.

Baca Juga:  Pemkab Wajo Mulai Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

Lebih lanjut dijelaskannya, pelayanan dalam MPP ini juga telah dikombinasikan dengan teknologi informasi yang sekaligus sebagai jawaban atas tantangan revolusi 4.0 yang saat ini menjadi tantangan global.

Share :

Baca Juga

Advertorial

Peringati Hari Perpustakaan dan Kearsipan, Wajo Ajak Generasi Muda Rawat Literasi

Advertorial

Pemkab Wajo Peringati Harkitnas ke-118, Soroti Ancaman di Era Informasi

Advertorial

Pemkab Wajo Ubah Pola Kerja ASN, WFH Mulai Berlaku Jumat Ini

Advertorial

Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, Gubernur Zainal Terima Penghargaan Kategori Penurunan Pengangguran

Advertorial

Wajo Perkuat SP4N-LAPOR, Bidik Kepercayaan Publik Lewat Respons Aduan yang Lebih Cepat

Advertorial

Dorong Transparansi, Pemkab Wajo Perkuat Peran PPID di Era Digital

Advertorial

Tinggalkan Tanda Tangan Basah, Pemkab Wajo Percepat Layanan Digital

Advertorial

Pemkab Wajo Perkuat Literasi Informasi, KIM Jadi Ujung Tombak di Desa