“Kalau mau gorong-gorong, maka gotong royong kita adalah tetap di rumah sampai pemerintah menyatakan virus ini benar-benar hilang,” tambahnya.

Sejak kemarin, beredar isu poster di media sosial akan ada gerakan Berhenti Total Selama 3 Hari serempak di Wajo, mulai 10 hingga 12 April untuk mengantisipasi penularan Covid-19.
Dalam ajakan itu, terselip pesan gerakan gotong royong kemanusiaan, dia menuliskan virus tidak akan pindah kecuali dipindahkan dan jika dalam 24 jam tidak dipindahkan virus mati sendiri.
Namun belakangan, Pemkab Wajo telah membantah telah mengeluarkan kebijakan tersebut dan itu hoaks. (har-hs)
Editor: Muh. Hamzah
















