Pada kesempatan itu, Amran Mahmud meminta camat dan kepala desa dan lurah untuk turun membantu Masyarakat. “Kita butuh kerjasama untuk menyelamatkan warga, sambil melakukan tindakan-tindakan darurat,” katanya.
Sekedar diketahui, bukan saja rumah sakit, banjir di kecamatan Pitumpanua juga berdampak pada kantor kepolisian, sarana ibadah, ratusan rumah warga, sekolah, memutus akses jalan raya, hingga area perkebunan dan persawahan warga yang baru saja ditanam serta tambak.(hms-Adv)
Editor: Muh. Hamzah
















