Kemudian yang perlu mendapat perhatian dan penanganan pasca banjir, lanjut Elfrianto adalah perbaikan infrastruktu yang rusak parah, air bersih, pertanian, tambak dan perkebunan yang rusak karena terendam banjir.
Sementara, Bupati Wajo H. Amran Mahmud menyebutkan, ada 23 desa dan kelurahan yang terkena dampak banjir. Namun yang terparah dengan ketinggian air setengah meter hingga 2 meter terjadi pada 15 Desa dan Empat kelurahan.
“Saya sudah menugaskan kepada Plt Kepala BPBD, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Wajo dan Camat Pitumpanua untuk terus memantau kondisi banjir dan melakukan pendataan yang terkena dampak banjir,” ungkapnya.
Rombongan yang turun mendampingi Bupati dan Anggota DPRD Wajo, Plt Kepala BPBD Andi Bau Manussa, Plt Kepala Dinas Sosial H. Syahran, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir. Muhammad Ashar, Kepala Dinas PUPR dan Pertanahan Andi Pameneri, Camat Pitumpanua Nisrina, Danramil 1406-10 Pitumpanua Mayor Infateri Baso Ratulangi dan Kapolsek AKP Jasman Parudik.(Rls-Advertorial)
















