dr Mulya juga menjelaskan, saat ini DBD lebih banyak menginfeksi orang di usia remaja, dibandingkan dengan yang sudah lanjut usia.
“Demam berdarah bisa menyerang semua kelompok umur, cuma saat ini kita trennya lebih banyak ke arah remaja. Jadi remaja itu banyak sekali yang datang dalam fase kritis,” jelasnya.
Berdasarkan data Kemenkes RI di tahun 2020, pasien DBD di usia di bawah 1 tahun sebanyak 4,28 persen, usia 1-4 tahun mencapai 18,62 persen, usia 5-14 tahun sebanyak 31,85 persen, usia 15-44 tahun mencapai 34,22 persen, dan usia di atas 44 tahun sebanyak 11,02 persen.(Sumber: detikcom)
















