Oleh: Eddy Mulyawan Paremma’rukka
MEDIASINERGI.CO WAJO — Masuk tahun kedua kepemimpinan PAMMASE lagi-lagi dihadang ujian berat. Pandemi Covid 19 yang melanda dunia berdampak pula ke kabupaten Wajo, selain disibukkan dengan upaya pencegahan dan penanganan Covid 19, Pemerintahan PAMMASE juga harus menghadapi “momok” recofusing anggaran.
Namun ditengah “Badai” Covid 19 tangan dingin PAMMASE terus bekerja dan membuat Wajo terus mengeliat. Tidak banyak yang dikerjakan tetapi pencapaian yang mereka lakukan menunjukkan Wajo dibawah kepemimpinan pammase tidak lagi lagi berada pada titik yang sama dua tahun yang sama.
Untuk menunjang interkoneksi antar daerah di kabupaten Wajo, tahun 2020 Pemerintah kabupaten Wajo berhasil membangun jalan dalam kondisi mantap sepanjang 108,48 Kilometer yang tersebar pada 95 ruas, sehingga panjang jalan dalam kondisi mantap yang dimiliki kabupaten Wajo pada tahun 2020 mencapai 455,69 Kilometer atau 40% dari panjang keseluruhan jalan yang ada di Wajo.
Tidak hanya itu, dalam hal penyediaan air bersih dan sanitasi pada tahun kedua Pemerintahan PAMMASE berhasil membangun sarana prasarana dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) serta sarana prasarana sanitasi yang tersebar pada sejumlah titik dengan anggaran sebesar Rp. 7.481.314.000.
















