Namun, biji cabai belum terbukti bisa menumpuk di usus buntu dan memicu peradangan atau penyakit di organ tersebut. Perlu diketahui bahwa penyakit usus buntu bukan disebabkan oleh penumpukan biji cabai atau biji buah dan sayur lain, seperti jambu biji, tomat, atau paprika.
Penyakit usus buntu umumnya disebabkan oleh sumbatan pada usus buntu. Sumbatan ini bisa terjadi karena tinja yang mengeras, infeksi parasit atau cacing, cedera perut, penebalan jaringan dinding usus buntu, hingga tumor.
Ketika usus buntu tersumbat, bakteri dapat tumbuh serta berkembang biak dan membuat usus buntu meradang, membengkak, hingga bernanah.
Jika dibiarkan tanpa penanganan, usus buntu yang bermasalah bisa pecah dan menyebarkan bakteri ke dalam rongga perut, sehingga menimbulkan kondisi yang disebut peritonitis. Kondisi ini bisa berbahaya dan berpotensi mengancam nyawa jika tidak segera ditangani dokter.
Nah, setelah membaca penjelasan di atas, kamu tak perlu memercayai bahwa biji cabai dapat menyebabkan usus buntu.
Untuk menjaga kesehatan usus buntu dan sistem pencernaanmu, rutinlah mengonsumsi makanan tinggi serat, seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan gandum untuh. Pastikan juga untuk minum air putih yang cukup dan rutin olahraga untuk melancarkan pencernaanmu.
Bila kamu mengalami gejala penyakit usus buntu, seperti nyeri pada perut bagian kanan bawah terutama saat bergerak, batuk, atau bersin, kehilangan nafsu makan, mual dan muntah, demam, dan perut kembung, sebaiknya segera temui dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan.(alodokter)
















