Home / Sulbar

Minggu, 8 Agustus 2021 - 08:08 WIB

Penggunaan Bahasa Mandar Setiap Tahunnya Alami Penurunan

Kabid Kebudayaan Disbudpar M. Yasin saat melaporkan kegiatan lomba pidato bahasa mandar

Kabid Kebudayaan Disbudpar M. Yasin saat melaporkan kegiatan lomba pidato bahasa mandar

Andi Beda mengungkapkan, sesuai dengan penelitian dari Balai Bahasa ternyata setiap tahunnya, pengguna atau pengucap bahasa Mandar itu semakin menurun. “Inilah yang kami khawatirkan kelak bila bahasa Mandar akan punah, ini sudah terbukti dalam kehidupan sehari hari kita, anak anak di rumah hampir semua sudah menggunakan bahasa Indonesia bahkan sampai ke Bahasa Asing dalam berinteraksi dengan keluarga, padahal kita punya bahasa Mandar yang tetap harus kita jaga dan lestarikan,” ujarnya.

Asisten II Setda Majene Andi Amran mewakili Bupati Majene dalam sambutannya menyampaikan juga menggunakan Bahasa Mandar, yang dalam bahasa Indonesianya menyampaikan bahwa ketika dirinya kemarin mengikuti pembukaan Festival Kota Tua Majene. “Saya sangat apresiasi dengan apa yang dilakukan oleh Disbudpar Majene dalam hal menjaga dan melestarikan Bahasa Mandar, dimana kita harus tetap berbangga dengan Bahasa Mandar kita sendiri, kepada Ibu-Ibu jangan karena mau lomba baru belajar berbahasa Mandar yang baik dan benar,” ujarnya.

Baca Juga:  Orang Tua Murid Usulkan SDN 060 Pekkabata Polman Bebas Asap Rokok

Mengutip penyampaian dari Menteri Pariwisata dan Ekraf tentang penyebutan Kota Tua Majene, ternyata di Indonesia hanya ada dua daerah yang masuk dalam kategori kota tua di Indonesia, yaitu Jakarta dan Majene. Ini tentu sesuatu yang luar biasa dan kebanggaan bagi kita semua yang ada di Majene.

Baca Juga:  Ingin Sembuhkan Asam Urat Tanpa Obat? Cukup Gunakan 8 Bahan Alami Berikut

“Melalui gebrakan yang dilakukan oleh Disbudpar Majene tentu kami berharap agar Pariwisata dan Budaya Majene dapat lebih dikenal lagi ke seantero Nusantara, bahkan sampai ke pelosok dunia. Bukan suatu hal yang mustahil, karena kita dapat menggunakan teknologi yang ada saat ini, menyesuaikan dengan kondisi pandemi yang melanda negeri kita,” lanjut Andi Amran.

Kepada dewan juri Andi Amran berpesan agar memberikan penilaian yang fair dan obyektif. “Saya kira para dewan juri tentu sudah tidak diragukan lagi akan kemampuannya dalam menilai yang pantas dan wajar,” pungkasnya. (Idham)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulbar

Orang Tua Murid Usulkan SDN 060 Pekkabata Polman Bebas Asap Rokok

Sulbar

Sukseskan Program 1 Juta Polybag, Fatmawati Rusdi Gelar Rapat Koordinasi

Sulbar

Komisi D DPRD Makassar, Gelar RDP dengan Disdik Makassar dan Baznas

Sulbar

Pengukuhan dan Pelantikan KPIG Sulbar

Sulbar

Gelar Porseni, SMAN 13 Makassar Laksanakan Berbagai Lomba dan Penanaman Pohon

Sulbar

Jadi Ketum DMI Wajo Masa Bakti 2022-2027, Aman Mahmud: Makmurkan Masjid Butuh Inovasi

Sulbar

Target Juara, Wali Kota Danny Lepas 54 Kafilah Makassar MTQ XXXII Ke Bone

Sulbar

Segera Rampung, Bupati Wajo Harap Hasil Kerja TMMD Tunjang Peningkatan Ekonomi Kasyarakat