4. Melawan efek radikal bebas
Senyawa fitokimia pada ketumbar, seperti terpinene, quercetine, lutein, dan flavonoid, memiliki sifat antioksidan yang cukup kuat. Antioksidan tersebut berfungsi untuk melawan efek radikal bebas pada tubuh.
Zat Antioksidan juga berperan penting untuk mengurangi peradangan dan menurunkan risiko terjadinya berbagai penyakit, seperti kanker dan diabetes.
5. Melawan infeksi
Selain antioksidan, ketumbar juga mengandung senyawa yang bersifat antibakteri atau antimikroba, yakni dodecanal. Senyawa ini disebut bisa melawan dan membasmi bakteri penyebab diare dan keracunan makanan, misalnya E.coli dan Salmonella.
Tidak hanya itu, air ketumbar juga disebut mampu melawan bakteri penyebab infeksi saluran kemih (ISK).
Itulah berbagai manfaat air ketumbar yang bisa Anda peroleh. Meski demikian, penting untuk diingat bahwa efektivitas air ketumbar tersebut masih perlu diteliti lebih lanjut. Hingga saat ini, belum ada riset yang dapat membuktikan manfaat dan keamanan air ketumbar sebagai pengobatan penyakit tertentu.
Oleh karena itu, jika Anda ingin memanfaatkan air ketumbar sebagai pengobatan penyakit, sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu.
Cara Menyiapkan Air Ketumbar
Jika Anda tertarik untuk mengonsumsi air ketumbar, cobalah ikuti cara membuat air ketumbar berikut:
Bahan-bahan:
2 sdm biji ketumbar
1 liter air
Cara membuat:
Didihkan 1 liter air.
Masukkan 2 sdm biji ketumbar ke dalam air mendidih dan diamkan setidaknya 15 menit.
Saring biji ketumbar dari air rebusannya.
Biarkan selama 2 jam, lalu minum air rebusan biji ketumbar tersebut.
Anda juga bisa menambahkan bahan-bahan herbal lainnya untuk ditambahkan ke dalam air rebusan ketumbar, seperti bunga hibiscus, kapulaga, jahe, serai, atau kunyit.
Air ketumbar umumnya aman dikonsumsi sebagai jamu atau minuman herbal untuk memelihara kesehatan tubuh. Namun, bukan berarti minuman herbal ini tidak memiliki efek samping, ya.
Anda perlu berhati-hati sebelum mengonsumsi air ketumbar, terutama jika Anda tengah mengonsumsi obat diabetes yang dapat menurunkan gula darah. Jika dikonsumsi berbarengan dengan air ketumbar, hal ini berisiko menyebabkan terjadinya penurunan kadar gula darah secara drastis (hipoglikemia).
Oleh sebab itu, apabila Anda ingin menggunakan air ketumbar untuk mengobati suatu penyakit, atau jika Anda memiliki kondisi medis tertentu dan ingin mengonsumsi air ketumbar, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu untuk memastikan keamanannya.(alodokter)

















