Ketika seseorang menghabiskan banyak waktu di bawah terik sinar matahari, antosianin dapat melindungi retina dari kerusakan akibat paparan sinar UV, mengutip AARP.
Senyawa antosianin ini juga bisa didapatkan dari makanan dengan pigmen warna ungu, biru, atau merah tua lainnya, seperti anggur merah atau ungu, blackberry, delima, dan cranberry.
4. Kiwi
Vitamin C yang berperan sebagai antioksidan dalam buah kiwi sangat efektif mencegah penyakit mata. Secangkir kiwi mengandung 167 miligram vitamin C, dua kali lipat jumlah nutrisi yang disediakan jeruk, merujuk SFGate.
Bahkan mineral tembaga (copper) pada kiwi berperan penting untuk sistem saraf yang bermanfaat untuk mengoptimalkan fungsi retina.
Para peneliti di National Eye Institute percaya bahwa asupan vitamin C yang tinggi dan nutrisi lainnya dapat membantu mencegah pembentukan katarak pada usia lanjut.
5. Tomat
Tomat merupakan sumber likopen, lutein, dan betakaroten yang terbukti melindungi mata dari kerusakan akibat cahaya, menghambat perkembangan katarak, dan degenerasi makula.
Hal tersebut didukung studi The Age-Related Eye Disease sebagaimana dilaporkan NCBI yang menemukan bahwa orang yang tinggi asupan karotenoid dapat menurunkan risiko degenerasi makula sebesar 35 persen.
6. Mangga
Mangga mengandung dua nutrisi utama adalah antioksidan lutein dan zeaxanthin yang mendukung kesehatan mata dan melindungi dari sinar biru yang dipancarkan dari layar gadget.
Merujuk SFGate, mangga juga menyediakan sumber lutein dan zeaxanthin cukup tinggi sekitar 48 mikrogram per buah.
Di samping itu, vitamin A yang tinggi pada mangga membantu mencegah keluhan mata kering dan rabun senja.
7. Pepaya
Buah untuk kesehatan mata yang pertama selanjutnya pepaya. Pepaya sarat vitamin A dan C yang membantu melindungi kornea serta mengurangi degenerasi retina.
Sama seperti mangga, buah dengan daging berwarna kuning terang ini mengandung sekitar 271 mikrogram lutein dan zeaxanthin dalam setengah buahnya.(Sumber: CNN Indonesia)
















