Home / Sulsel

Kamis, 7 Oktober 2021 - 13:06 WIB

Bupati Wajo Hadiri Panen Raya di Kelurahan Bulete Pitumpanua

Bupati Wajo, Amran Mahmud, menghadiri panen raya program Demonstration Plot (Demplot) Dambaan pupuk nonsubsidi oleh PT Petrokimia Gresik dan Distributor CV Megatama Mandiri di Kelurahan Bulete, Kecamatan Pitumpanua, Rabu 6 Oktober 2021.

Bupati Wajo, Amran Mahmud, menghadiri panen raya program Demonstration Plot (Demplot) Dambaan pupuk nonsubsidi oleh PT Petrokimia Gresik dan Distributor CV Megatama Mandiri di Kelurahan Bulete, Kecamatan Pitumpanua, Rabu 6 Oktober 2021.

MEDIASINERGI.CO WAJO — Bupati Wajo, Amran Mahmud, menghadiri panen raya program Demonstration Plot (Demplot) Dambaan pupuk nonsubsidi oleh PT Petrokimia Gresik dan Distributor CV Megatama Mandiri di Kelurahan Bulete, Kecamatan Pitumpanua, Rabu 6 Oktober 2021.

Pada kesempatan panen raya ini, Amran Mahmud juga menyerahkan bantuan berupa bibit padi tahap kedua kepada masyarakat yang sawahnya terdampak banjir beberapa waktu lalu.

Amran Mahmud menyampaikan terima kasih dan penghargaannya kepada PT Petrokimia Gresik dan Distributor CV Megatama Mandiri atas pelaksanaan Demplot Dambaan yang berjalan dengan baik.

“Ini terbukti dengan pelaksanaan panen raya hari ini dan kita saksikan bersama bahwa hasilnya sesuai harapan sehingga kita bisa panen hari ini,” ucap Amran Mahmud.

Meskipun, lanjut Amran Mahmud, musibah yang terjadi beberapa waktu lalu saat menjelang panen adalah bukan hal yang kita harapkan. Namun, patut disyukuri pemerintah pusat, yaitu Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan, merespons cepat permohonan bantuan yang diusulkan.

“Semoga ini bisa sedikit meringankan dan membantu petani kita, khususnya yang terdampak banjir beberapa waktu lalu,” ucapnya.

Amran Mahmud juga berharap kepada pihak Petrokimia Gresik supaya bisa lebih memperbanyak demplot pupuk nonsubsidi di Wajo. Itu karena terbukti di lokasi demplot yang dulu hasil produksi hanya 5 ton per hektare, sekarang bisa meningkat menjadi 7,6 ton per hektare berdasarkan hasil ubinan.

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Sulsel

Tak Lagi Kenal RS Tipe A-B-C, Kota Makassar Siap Terapkan Sistem Rujukan Berbasis Kompetensi

Sulsel

Udin Saputra Malik Bersama Bapenda Makassar Gelar Pengawasan Pemda Angkatan XII Tahun 2026

Sulsel

Takalar Award 2026 Resmi Digelar, Bupati Daeng Manye: Inovasi Jadi Budaya Kerja ASN

PINRANG

Tim Satgas Migas TPID Kabupaten Pinrang bersama unsur Forkopimca Sidak SPBU Massila

Sulsel

FORKOT Makassar 2026 Libatkan 15 Kecamatan, Target Olahraga Rekreasi Jadi Budaya Warga

Sulsel

Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

Makassar

Pengajian Akbar Menteri Agama di Kampus I UIN Alauddin

Sulsel

Sidak Layanan BPJS di Dinsos-PMD, Bupati Takalar Tekankan Pelayanan Harus 5 Menit Selesai

Tinggalkan Komentar