MEDIASINERGI.CO WAJO — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Wajo menggelar jumpa pers untuk mengalrifikasi pemberitaan di sejumlah media, yang memuat tentang pelantikan pengurus PWI Wajo periode 2020-2023. Jumpa Pers tersebut yang dihadiri puluhan wartawan dilaksanakan di Aula Pertemuan Kantor PWI Wajo.
Ketua PWI Wajo dalam keterangan persnya mengungkapkan, dalam pemberitaan di salah satu media online, disebutkan bahwa PWI Wajo, pada saat pelantikan Pengurus, menyelipkan kegiatan workshop jurnalistik yang pesertanya melibatkan kepala sekolah, dan dianggap kegiatan tersebut, tidak sinkron. “Perlu kami jelaskan bahwa, PWI Wajo tidak pernah melaksanakan Workshop jurnalistik dengan peserta kepala sekolah. Adapun kegiatan yang dilaksanakan adalah seminar jurnalistik dan literasi, yang pesertanya dihadiri oleh kepala sekolah,” jelasnya.
Seminar ini, ini kata Rukman Nawawi dilaksanakan di ruang pola kantor bupati Wajo dengan menghadirkan pemateri dari PWI Pusat yaitu Bapak Atal S. Depari, Ketua PWI Pusat bidang organisasi Bapak Zulkifli Gani Otto, Wakil ketua bidang organisasi Sulsel H Manaf Rahman dan sekretaris PWI Sulsel Faisal Palapa dan H. Faisal Syam Anggota Dewan Kehormatan PWI Sulsel .
“Kemudian dalam pemberitaan tersebut, dikatakan, tidak Sinkron. Pernyataan Nara sumber dalam berita tersebut, bahwa itu tidak sinkron, tentunya keliru,” ungkapnya.
Rukman Menjelaskan, PWI sebagai salah satu organisasi wartawan yang diakui keberadaannya oleh dewan pers, tentunya punya peranan dan kewajiban untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang jurnalistik, termasuk kepala sekolah.
















