“Saya harap masyarakat mendukung untuk kesuksesan pencapaian target vaksinasi tersebut. Jangan-ki’ takut divaksin, juga mumpung masih gratis. Saya harapkan camat untuk membantu memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi dengan berkomunikasi dengan puskesmas,” tuturnya.
Aman mahmud menegaskan, kalau tidak mencapai cukupan vaksinasi 70 persen pada bulan Desember 2021 maka kalau ada camat tidak cukup terget 70 persen akan dievaluasi.
Orang nomor satu di Bumi Lamaddukkelleng ini juga menyampaikan dampak pandemi yang telah melanda secara global dan memengaruhi tiap lini kAmehidupan.
Selain pembatasan kegiatan masyarakat, pandemi juga menyebabkan pengurangan anggaran atau refocussing, pengembalian anggaran ke pusat untuk penanganan COVID-19.
“Akibatnya, beberapa program kita, misalnya infrastruktur jalan yang kita sudah anggarkan begitu banyak, namun karena pandemi ini, dikembalikan sebagian anggaran kita ke pusat sehingga kita maksimalkan yang ada. Anggaran yang di-refocussing itulah yang menjadi bantuan selama COVID-19 ini yang diberikan kepada masyarakat dan digunakan oleh satgas untuk penanganan,” terangnya. (***)
















