
Pengasuh Pondok Pesantren Tahfizhul Quran al-Imam Ashim ini, juga menyampaikan terima kasih dan rasa kagum kepada shahibul bait, yang bersedia menjadikan kediamannya sebagai tempat penyelenggaraan sekaligus mengikuti prosesi sima’an al-Quran sampai selesai.
Di tempat yang sama, kordinator bidang Tahfizhul Quran PW JQH NU Sulawesi Selatan, H. Sadli Musthafa, mengharapkan agar kedepannya, kegiatan seperti ini makin intens dilaksanakan.
Pantauan media sinergi, mantan juara Nasional 30 Juz MTQ Nasional ini membaca juz 27 tanpa kesalahan sedikitpun.
Sima’an al-Quran sendiri adalah istilah kegiatan membaca dengan menghapal al-Quran di depan publik oleh para Hafizh dan disimak dengan cermat oleh santri, tamu, dan siapa saja yang ingin mendengarkan sekaligus ikut membaca al-Quran.
















