“Oleh karena itu, kesepakatan yang kita tanda tangani hari ini diharapkan bisa ditindaklanjuti oleh kepala perangkat daerah melalui perjanjian kerja sama dengan fakultas yang sesuai dengan bidang tugas masing-masing,” ujarnya.
Amran Mahmud pun mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. “Saya ucapkan selamat atas wisudanya kepada semua yang di wisuda hari ini, kalau tidak salah sejumlah 381 orang. Semoga ilmu yang didapatkan bisa bermanfaat serta berkontribusi pada pembangunan daerah masing-masing,” harapnya.Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Jayadi Nas, mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa apa yang dilaksanakan saat ini–di tengah pandemi COVID-19 yaitu pembelajaran jarak jauh secara daring–sudah dilakukan jauh sebelumnya oleh UT.
“Jadi sebenarnya, Universitas Terbuka ini sudah memiliki feeling dan prediksi jauh ke depan. Inilah alasan kenapa Universitas Terbuka bisa eksis sampai saat ini,” ucap Jayadi.
Rektor UT, Ojat Darojat, menyampaikan bahwa mengikuti pendidikan di UT tidak segampang dengan di universitas lain. Menurutnya, di universitas lain, mahasiswa lebih sering berinteraksi dan dipantau langsung oleh civitas academica sehingga bisa lebih terkontrol.
“Kalau di Universitas Terbuka, maka setiap mahasiswa harus bisa mengatur dan me-manage dirinya sendiri. Mereka harus mengatur kapan harus belajar dan kapan untuk urusan lainnya,” ucapnya. (din)
Editor: Manaf Rachman















