Sementara, Bupati Wajo, Amran Mahmud, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pimpinan BNI Cabang Sengkang selaku sponsor tunggal pada pelaksanaan sayembara ini.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pimpinan BNI Cabang Sengkang. Sangat luar biasa karena menjadi sponsor tunggal pada sayembara logo HJW ke-623. Ini merupakan wujud nyata bahwa meskipun di masa pandemi dengan segala keterbatasan. Dengan bersinergi kita masih tetap bisa menghasilkan sesuatu yang membanggakan,” terang Ketua PMI Wajo ini.
Amran Mahmud juga mengapresiasi kepada seluruh peserta yang sudah mendaftarkan logo dan berpartisipasi pada sayembara ini. “Kami juga sangat mengapresiasi ketua bersama para panitia pelaksana atas upayanya sehingga sayembara ini bisa terlaksana dengan baik,” ucapnya.
Diketahui, Aswin yang ditetapkan sebagai juara satu merupakan peserta dari Kabupaten Luwu. Lalu, peringkat kedua yang belum mengofirmasi nama lengkapnya merupakan peserta dari Kabupaten Wajo, sedangkan Nur Effendy yang ditetapkan sebagai peringkat ketiga peserta dari Kabupaten Sidrap.
Sebagaimana syarat dan ketentuan sayembara bahwa keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Logo yang dinyatakan sebagai pemenang secara sah menjadi milik panitia dan memakainya untuk semua keperluan tanpa adanya kewajiban membayar royalti kepada pemenang.
Khusus logo pemenang pertama, memiliki makna atau filosofi terkait HJW. Masing-masing, angka 623 yang diambil dari bentuk Saoraja Tenri Bali yang merupakan simbol pesatuan, kemajuan dan kemakmuran masyarakat Wajo. Saoraja pada umumnya dikenal sebagai tempat pertemuan maupun merumuskan berbagai hal, termasuk persoalan budaya, pertanian dan ekonomi.
Saoraja La Tenri Bali ini tak hanya unik karena kontruksi bangunan, kawasan rumah adat ini dijadikan sebagai pusat pameran budaya, perayaan hari besar dan objek wisata budaya.(man)
Editor: Muh. Hamzah

















