MEDIASINERGI.CO WAJO — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) turun memantau harga maupun stok bahan pangan dan kebutuhan pokok atau sembako jelang bulan suci Ramadan 1443 Hijriah/2022 Masehi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Armayani, selaku Ketua Harian TPID Wajo memimpin pemantauan
di sejumlah titik di Bumi Lamaddukelleng, Senin (21/3/2022). Titik yang jadi sasaran adalah gudang distributor serta pasar mini maupun pertokoan di sekitarnya.
Turut mendampingi dari unsur TPID lainnya, yaitu dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop UMKM), Dinas Perikanan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpo PP), Pemadan Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan, Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Wako, serta Sub Divre Bulog Wajo.
Armayani menyampaikan, tujuan pemantauan untuk memastikan ketersediaan stok pangan, khususnya kebutuhan pokok yang paling banyak dibutuhkan masyarakat. “Apalagi ini menjelang memasuki bulan suci Ramadan, tentu kita harus pastikan kebutuhan pangan tetap tersedia dan membantu mencarikan solusi jika ada kendala,” kata Armayani.
Berdasarkan hasil pemantauan tim di gudang distributor, lanjut Aramayani, memang tidak tersedia stok minyak goreng (migor) di gudang mereka. “Tetapi, pihak distributor menjanjikan bahwa stok minyak goreng akan tersedia pada awal April mendatang atau sebelum awal puasa,” ucapnya.
Armayani melanjutkan bahwa pemantauan ini akan terus dilakukan, bahkan akan ditingkatkan, khususnya mulai sekarang sampai menjelang Lebaran Idulfitri nanti.
















