“Tidak ada niat kami untuk mengurangi penghasilan. Tujuannya untuk membersihkan agar penghasilan kita bisa berkah. Apalagi ini kita peruntukkan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” bebernya.
Sementara, Muhammad Imdadun Rahmat mengatakan bahwa pemberian penghargaan ini tak lepas dari komitmen Bupati Wajo dalam menggerakkan zakat. “Dari inisiatif inilah kami dari Baznas RI memberikan penghargaan sebagai bupati penggerak zakat di Indonesia,” ujarnya. Imdadun berharap, apa yang dilakukan Bupati Wajo bisa menjadi contoh bagi kepala daerah lainnya.
Diketahui, peringatan HJW Wajo ke-623 yang digelar melalui rapat paripurna dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Andi Iwan Darmawan Aras, Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Kementerian Sosial (Kemensos), Robben Rico, Wali Kota Pangkal Pinang, Rahma, serta undangan, baik dari Wajo maupun dari luar kabupaten/kota lainnya.(man)
Editor: Manaf Rachman
















