Tidak hanya itu, penularan juga dapat terjadi melalui benda yang terkontaminasi, misalnya pakaian. Namun, penularan antarmanusia sifatnya terbatas dan butuh kontak yang lama.
Pengobatan Cacar Monyet
Hingga kini, belum ada pengobatan untuk cacar monyet. Penyakit ini akan sembuh sendiri berkat sistem kekebalan tubuh manusia. Namun, pengobatan tetap dilakukan untuk meredakan gejala yang muncul.
Dokter akan memberikan paracetamol untuk mengatasi demam dan nyeri. Pasien juga disarankan untuk beristirahat untuk mempercepat proses penyembuhan. Selain itu, konsumsi susu rendah lemak, buah, sayur, gandum utuh, dan biji-bijian dapat menjadi asupan energi untuk melawan infeksi.
Sebanyak 1 dari 10 pengidap cacar monyet berisiko meninggal dunia. Oleh sebab itu, pasien perlu dirawat di ruang isolasi untuk mendapat pemantauan langsung dari dokter dan mencegah penularan penyakit.
Pencegahan Cacar Monyet
Untuk mencegah penularan cacar monyet, hindari kontak langsung dengan primata dan hewan pengerat, seperti monyet, tupai, dan tikus. Hindari pula kontak erat dengan orang yang sedang terinfeksi. Selain itu, cara pencegahan lain yang bisa dilakukan antara lain:
*Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau pembersih tangan berbahan dasar alkohol sebelum makan, *membersihkan luka, atau menyentuh hidung dan mata.
*Hindari berbagi alat pribadi, seperti sendok garpu dengan orang yang terinfeksi cacar monyet.
*Masak makanan yang mengandung daging hewan hingga matang.
*Gunakan alat pelindung diri (APD) saat merawat orang yang terinfeksi virus.(detik)
















