MEDIASINERGI.CO WAJO — Menjelang verifikasi Kabupten/Kota Sehat tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, Forum Kabupaten Sehat (FKS) bersama dengan tim teknis KKS Kabupaten Wajo melakukan rapat koordinasi di Aula Kantor Dinas Kesehatan, Ahad 11/09/2022 malam.
Rapat koordinasi ini dibuka langsung Ketua FKS Wajo Hj. Sitti Maryam dan dihadiri, Tim Pembina KKS Wajo yang diwakili oleh Yanmar, para anggota FKS Wajo dan OPD terkait selaku tim teknis.
Ketua FKS Wajo Hj. Sitti Maryam mengharapkan untuk terus siap menghadapi verifikasi tingkat provisnsi, pasalnya kalau tidak ada aral melintang tim verifikasi akan turun pada bulan Oktober mendatang.
Sitti Maryam dalam pertemuan tersebut menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor guna mengakselerasi capaian indikator tatanan KKS yang menjadi titik lokus verifikasi.
“Kami berharap semua anggota FKS agar senantiasa melakukan koordinasi dengan tim teknis yang terlibat. dengan koordinasi, jika ada masalah dilapangan, maka dicarikan solusi bersama-sama agar apa yang menjadi harapan bersama meraih kembali Wistara yang ke Lima kalinya bisa terwujud,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, istri Bupati Wajo ini menyampaikan, kalau Wajo mendapat penghargaan dengan terpilih sebagai salah-satu narasumber di acara WHO di Bangkok Thailand. Insya Allah Ketua Tim Pembina KKS Wajo Andi Pallawarukka yang akan mewakili Pemkab Wajo sebagai narasumber dalam acara internasional tersebut.
“Tentunya ini merupakan penghargaan yang membanggakan karena bisa berkiprah di internasional dalam hal kesehatan. Ini merupakan kinerja kita semua yang selalu berkolaborasi sehingga bisa meraih Wistara yang ke 4 kalinya secara berturut-turut,” ujarnya.
Sementara Sekretaris FKS Wajo H. Muhlis Mammi mengungkapkan, kalau rapat koordinasi ini, untuk mempertemukan anggota FKS dengan OPD selaku tim teknis yang terkait dengan tatanan.
“Kita harapkan melalui rakor ini, kita semua bisa berkolaborasi dalam mempersiapkan semua menjelang tim verifikasi KKS provinsi turun,” harapnya.
Sekadar diketahui bahwa, ada 9 tatanan yang akan menjadi titik lokus dalam verifikasi tersebut yakni Tatanan Kehidupan masyarakat sehat mandiri, Pemukiman dan rumah ibadat, Pasar Sehat, Satuan Pendidikan, Pariwisata, Transportasi dan tertib lalulintas jalan, Perkantoran dan perindustrian, Perlindungan sosial, dan Pencegahan dan penanganan bencana.(zah)
Editor: Manaf Rachman











