Home / Sulsel

Kamis, 22 September 2022 - 14:29 WIB

Mengajar Al-Qur’an dan Kegiatan Keagamaan, Bupati Wajo Hadiahi Mahasiswa IAI Sengkang Paket Umrah

MEDIASINERGI.CO WAJO — Bupati Wajo, Amran Mahmud, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada salah seorang mahasiswa program pembelajaran khusus Berbasis Tokoh Agama Desa (BTAD) Institut Agama Islam (IAI) As’adiyah Sengkang. Namanya Erfidin yang kini bersama orang nomor satu Bumi Lamaddukelleng itu berangkat umrah ke tanah suci, Arab Saudi.

Erfidin diapresiasi dan dihadiahi paket umrah gratis Amran Mahmud karena mampu menunjukkan prestasi dan inovasi gemilang saat melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) pada 2021 lalu.

Erfidin dinilai mampu menunjukkan kemampuan memengaruhi masyarakat sesuai program pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang religius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo, khususnya program Gerakan Masjid Cantik (Gemantik).

Baca Juga:  Bupati Pinrang Terima Peserta outing School TK Madinah School

Amran Mahmud mengaku dirinya memang menjanjikan akan memberikan hadiah umrah kepada mahasiswa program pembelajaran khusus BTAD kerja sama Pemkab Wajo dan IAI As’adiyah saat melepaskan mereka berangkat PPL.

“Kami secara pribadi memberikan hadiah umrah gratis kepada Ananda Erfidin, bahkan berangkat bersama rombongan kami. Erfidin ini telah melakukan berbagai inovasi dalam menerapkan ilmunya di antara sekian anak yang menjadi utusan desa,” ucap Amran Mahmud yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Kamis (22/9/2022).

Amran Mahmud mengungkapkan yang membuatnya sangat terkesan, salah satunya karena Erfidin mampu mengajak anak muda yang putus sekolah hingga mereka yang jarang untuk belajar mengaji.

Baca Juga:  Wujud Kebersamaan, Forkopimda Soppeng Gelar Patroli Skala Besar

Amran Mahmud menyebut program pembelajaran khusus BTAD merupakan bentuk keseriusannya dalam mengawal program Gemantik agar semua desa bisa menstandardisasi masjidnya secara fisik. Terutama memakmurkan serta menjadikan masjid sebagai tempat pembinaan umat sebagaimana yang sudah diaturnya melalui peraturan bupati.

“Program ini juga sekaligus menyiapkan kader-kader ulama ataupun menjadi tokoh agama di desa. Jadi, setiap desa mengirimkan satu orang anak yang dibiayai kuliahnya di IAI As’adiyah dengan beasiswa dari dana desa. Setelah selesai akan kembali mengabdi di desa yang mengutusnya,” beber Amran Mahmud yang juga Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Wajo.

Share :

Baca Juga

Makassar

Kejurnas Malang Championship VI, IPSI Makassar Fokus Rebut Gelar Juara

Sulsel

Optimistis Raih Hasil Terbaik, Sekda Makassar: Koperasi Merah Putih Jadi Indikator Utama Penilaian Lomba Kelurahan

Sulsel

Edukasi Sanitasi, Ciptakan Pelajar Peduli Lingkungan

Makassar

Perkuat Kepastian Hukum dan Transparansi, DPRD – Kejari Makassar Perpanjang Kerjasama di Bidang Datun

Pendidikan

Tim UNIMERZ Bantu Penguatan Imunitas Sekolah di MIS Assunnah Darun Najiyah

Sulsel

Bupati Takalar Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Irigasi di Polsel

Sulsel

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Farid Rayendra Perkuat Pengawasan Pemda Makassar

Sulsel

Distaru Makassar Luncurkan Inovasi Railing Besi, Awasi Pelanggaran Tata Ruang Berbasis Digital