Andi Pallawarukka juga memaparkan salah satu keunikan Wajo dalam pengelolaan Kabupaten Sehat, yakni terlibatnya senior citizen yang disebut Ulama yang merupakan akronim dari Usia Lanjut Masih Aktif dalam pembinaan.
Melalui paparan berjudul Enhancing Senior Citizen’s Participation in Fostering a Healthy and Age-Friendly in Wajo Regency, South Sulawesi, Indonesia, Pallawarukka menjelaskan besarnya manfaat timbal balik yang bisa diraih dengan keterlibatan Ulama, yaitu menjadikan Wajo sebagai age friendly regency.
Alumni STPDN ini juga memperkenalkan sebuah inovasi early warning system yang disebut sebagai Kentongan Digital untuk memadukan seluruh masyarakat dalam perang bersama melawan stunting, anak tidak sekolah, perkawinan anak, dan masalah-masalah sosial lainnya yang terkait dengan kesehatan.
“Pertemuan ini merupakan kesempatan besar mendapatkan first hand information dari para pelaku Kabupaten/Kota Sehat se-Regional Asia Tenggara. Kita bisa belajar banyak di sini untuk Kabupaten Wajo,” ucap Andi Pallawarukka yang dikonfirmasi, Rabu (28/9/2022).
Andi Pallawarukka masih berada di Bangkok mengikuti Workshop pengelolaan Kabupaten/Kota Sehat yang dilaksanakan oleh WHO Regional Asia Tenggara.(Saf)
Editor: Manaf Rachman
















