“Ingat ajarannya Nabi. Ajarannya Nabi tidak terlalu susah. Tiga kali Nabi menyebut nama ummatnya sebelum beliau wafat, itu artinya saking cintanya Rasulullah kepada kita semua, maka sebagai bentuk kecintaan kita kepada Rasulullah Muhammad SAW, Mari kita teladani akhlak dan melaksanakan semua sunnah yang beliau amanahkan kepada kita.. “Ummatii, Ummatii, Ummati, ini kata terakhit yang keluar dari mulut Rasulullah. Subhanallah Yaa Allah, alangkah cintanya beliau kepada kita,” jelas Ustadz Maulana.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan sosok revolusioner yang patut untuk diteladani.
Beni menambahkan, aktualisasi akhlak Nabi tidak hanya pada peringatan Maulid, akan tetapi harus diterapkan di setiap langkah dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap pada peringatan Maulid Nabi tahun ini bisa menjadikan kami untuk mawas diri agar selalu jujur dan berlaku adil dalam menjalani pekerjaan dan mengabdikan diri pada perusahaan ini,” pungkasnya.
Kegiatan ini juga diadakan lomba Hias Ka’do’ Minnyak’ yang diikuti seluruh bagian dan kantor Wilayah Pelayanan se-Perumda Air Minum Kota Makassar.
Di akhir acara, Ustadz Maulana mengumumkan pemenang lomba tersebut. Untuk juara satu dimenangkan oleh Kantor Wilayah 4, Juara dua Kantor Wilayah 1, dan Juara tiga Bagian Distribusi dan Kehilangan Air (DKA).(jk)
Editor: Manaf Rachman
















