Lebih lanjut Nasir mengungkapkan bahwa, saat ini pihaknya masih mencermati dinamika politik yang terjadi di masing-masing internal partai.
“Boleh dikata, seluruh partai ajak kami gabung. Saya pernah ketemu Ketua PDIP Makassar. Ketemu Partai Perindo dan PPP juga mengajak gabung. Tapi kami belum memutuskan, karena masih menunggu pengumuman resmi dari KPU soal lolos tidaknya Partai Berkarya,” katanya.
Mengenai tidak lolosnya Partai Berkarya dalam verifikasi berkas KPU, Nasir Rurung mengaku sangat dirugikan sebagai kader. Menurutnya, selama ini Partai Berkarya Makassar merupakan salah satu DPC di Indonesia yang paling siap menghadapi verifikasi faktual partai.
“Sebagai kader partai tentu sangat dirugikan, karena tiba-tiba dalam perjalanan dinyatakan tidak lolos verifikasi. Tapi nantilah, karena kami masih menunggu keputusan tetap dari KPU soal lolos tidaknya Partai Berkarya ikut Pemilu 2024,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















