Home / Advertorial / Sulsel

Senin, 31 Oktober 2022 - 20:09 WIB

Dinilai Tidak Strategis, PHI Aspirasikan Kebijakan Rencana Pemkab Wajo Melakukan Penyertaan Modal kepada Perumda Tirta Danau Tempe

Pelita Hukum Independen saat melakukan Aspirasi di DPRD Wajo terkait rencana Pemerintah Kabupaten Wajo untuk melakukan penyertaan modal pada Perumda Tirta Danau Tempe sebesar Rp1,5 Milyar melalui APBD tahun 2023, Senin (31/10/2022)

Pelita Hukum Independen saat melakukan Aspirasi di DPRD Wajo terkait rencana Pemerintah Kabupaten Wajo untuk melakukan penyertaan modal pada Perumda Tirta Danau Tempe sebesar Rp1,5 Milyar melalui APBD tahun 2023, Senin (31/10/2022)

MEDIASINEGI.CO WAJO — Pelita Hukum Independen (PHI) Kabupaten Wajo melakukan aspirasi di DPRD Wajo terkait rencana Pemerintah Kabupaten Wajo untuk melakukan penyertaan modal pada Perumda Tirta Danau Tempe sebesar Rp1,5 Milyar melalui APBD tahun 2023.

Aspirasi PHI tersebut diterima oleh Anggota DPRD Wajo Elfrianto dan Ketua Pansus Ranperda Penyertaan Modal Pemkab Wajo pada Perumda Tirta Danau Tempe, Junaidi Muhammad.

Ketua PHI Wajo Sudirman menegaskan kalau kebijakan tersebut tidak strategis, pasalnya saat ini kemampuan produksi air minum PDAM tidak memungkinkan untuk diadakan sambungan baru.

“PHI menilai kebijakan yang akan dilakukan Pemkab Wajo sangat tidak strategis pada situasi Perumda Tirta Danau Tempe kekurangan produksi air,” ungkapnya di ruang aspirasi Kantor DPRD Wajo, Senin 31 Oktober 2022.

Baca Juga:  Pj. Bupati Takalar Buka Festival Hari Anak Nasional dan Lomba Kreativitas Anak Berkebutuhan Khusus

Menurut Sudirman, idealnya, dana penyertaan modal untuk biaya Sambungan Rumah (SR) yang diperuntukkan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), dimanfaatkan untuk biaya perbaikan mesin pompa air dan pembenahan infrastruktur lainnya.

“Jika pemerintah ingin melakukan penyertaan modal untuk PDAM, lebih baik dipakai untuk pembenahan jaringan, perbaikan pompa dan lain lainnya agar produksi air meningkat sehingga kebutuhan air masyarakat Wajo terpenuhi,” ujarnya.

Sudirman juga mengingatkan pernyatan Bupati Wajo pada saat melantik direktur Perumda Tirta Danau Tempe, A.Dedy Ahmad Iqbal, agar 6 bulan ke depan dapat melakukan terobosan.

Baca Juga:  CSR Kalla Group Tawarkan Revitalisasi Taman Hasanuddin, Indira Yusuf Ismail Tekankan Fasilitas dan Sarana Edukasi

“Saya masih ingat pernyataan bupati saat melantik direktur PDAM. Beliau menginginkan adanya terobosan yang dilakukan direktur PDAM 6 bulan ke depan,” Katanya.

Akan tetapi, lanjut Sudirman, tentunya terobosan itu tudak bisa dilakukan jika tidak ditunjang dengan suntikan dana dari Pemkab Wajo.

Sudirman menilai sampai saat ini belum ada terobosan signifikan yang dilakukan oleh direktur Perumda Tirta Danau Tempe.

Apalagi, sebut Sudirman, salah satu program Bupati Wajo adalah air lancar mengalir 24 jam. “Air lancar mengalir selama 24 jam adalah salah satu dari 25 program kerja Bupati Wajo,” ujarnya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Ketua TPAD Makassar: Hibah KONI Legal, Sesuai Seluruh Mekanisme dan Regulasi

Sulsel

Kecamatan Ujung Pandang Gencarkan Gerakan Zero Sampah di Pulau Lae-Lae

Sulsel

Reses Ketua DPRD Wajo di Padduppa Berlangsung Interaktif, Warga Sampaikan Aspirasi Jalan, Drainase, hingga Pelayanan Publik

Sulsel

Reses AD Mayang Diserbu Ratusan Warga, Jalan Paria – Tosora Jadi Aspirasi Utama

Sulsel

Pulihkan Fungsi Ruang Publik, Satpol PP Tata Eks Stadion Mattoanging Secara Humanis

Sulsel

Pemkab Takalar Gelar FGD Forkopimda Penguatan Koordinasi Intelejen Terpadu dan Penanganan Konflik Sosial

SOPPENG

LPG 3 Kg Langka, Bhabinkamtibmas Sambangi Pangkalan dan Kelompok Tani

Sulsel

Kapolsek Tempe Bersama Personel Turun Langsung Layani Warga Lewat Program Pangan Murah