Perwakilan Perumda Tirta Danau Tempe, Aco, membenarkan rencana penyertaan modal Pemkab Wajo pada Perumda Tirta Danau Tempe sebesar 1,5 Milyar untuk 500 sambungan rumah (SR) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pada tahun 2023.
Kata Aco, ada 4 kecamatan yang akan menerima program tersebut, diantaranya Kecamatan Pitumpanua 85 SR, Kecamatan Keera 139 SR, Kecamatan Bola 293 SR, Kecamatan Tempe 8 SR.
“Dari 525 usulan, yang lolos hanya 500 SR. Dan IPA dari 4 Kecamatan ini masih memiliki idle capasity sehingga mendapatkan SR bagi MBR, ” jelas Aco.
Sementara itu, Ketua Pansus Penyertaan Modal Pemkab Wajo pada Perumda Tirta Danau Tempe, Junaidi Muhammad, mengatakan, pengajuan Ranperda Penyertaan modal oleh Pemkab Wajo sudah sesuai dengan mekanisme. Tahapan sudah terpenuhi, fasilitasi dengan Pemprov juga sudah dilaksanakan.
Menurutnya dengan program ini diharapkan kinerja PDAM lebih bagus. Dengan program ini diharapkan adanya pemerataan layanan PDAM, bukan hanya dalam kota Sengkang saja. “Kita berharap dengan adanya program ini kinerja PDAM lebih baik,” ucapnya.
Legislator PAN ini menyebut Perumda Tirta Danau Tempe masih “sakit” karena masih sulit membiayai dirinya sendiri, sehingga belum berkontribusi pada PAD Kabupaten Wajo.
Menurut Junaidi, saat ini baru 19.618 sambungan yang dimiliki PDAM, dan idealnya 31 ribu sambungan baru sehat. Untuk itu suami dari Camat Tanasitolo ini mengharapkan dukungan semua pihak agar pembangunan Water Treatment Plan (WTP) di Desa Assorajang bisa terwujud.
“Mari kita berdoa bersama agar pembangunan WTP di Desa Assorajang, Kecamatan Tanasitolo bisa terwujud, sehingga kebutuhan air masyarakat bisa terpenuhi, ” harapnya.
Penerima Aspirasi DPRD Wajo dari Fraksi PAN, Elfrianto berharap agar masalah kebutuhan air di Wajo segera teratasi. “Kita berdoa bersama agar masalah kebutuhan air di Wajo segera teratasi, ” Tutupnya. (Adv)
Editor : Manaf Rachman
















