Home / Sulsel

Rabu, 7 Desember 2022 - 13:23 WIB

FPIK UMI Latih Produksi Pakan Buatan Pokdakan Ikan Nila di Gowa

Pelatihan pembuatan makan ikan nila yang menggunakan bahan lokal.

Pelatihan pembuatan makan ikan nila yang menggunakan bahan lokal.

Laporan : Manaf Rachman

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Tim PKM Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univesitas Muslim Indonesia yang diketuai oleh Dr. Ir. Siti Hadijah, MP dengan anggota tim Dr. Ir. Hasnidar, MS dan Dr. Ir. Kasmawati, MP melakukan Pelatihan Memformulasi Dan Memproduksi Pakan Buatan Untuk Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Ikan Nila di Kelurahan Lanna, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pelaksanaan Tridarma perguruan tinggi di bidang pengabdian masyarakat.  Kegiatan ini juga melibatkan satu orang alumni dan satu orang mahasiswa FPIK UMI.

Kegiatan ini bertujuan melatih POKDAKAN Ikan Nila yang ada di Kelurahan Lanna, agar mampu memformulasikan dan memproduksi pakan buatan secara mandiri.  Keterampilan memformulasi dan memproduksi pakan buatan dari bahan baku lokal yang ada di sekitar kelompok budidaya tersebut, sasarannya akan dapat meningkatkan pendapatan para anggota kelompok pembudidaya.

Diketahui bahwa ongkos produksi terbesar sekitar 70% dalam budidaya Ikan Nila adalah pengadaan pakan. Pakan buatan yang selama ini mereka gunakan terbilang cukup mahal dan harganya terus meningkat.

Tim PKM Fak Perikanan UMI memberikan pelatihan pembuatan pakan lokal kepada Pokdakan ikan nila di Gowa.

PKM ini dilakukan dengan harapan dapat memperkenalkan bahan baku lokal yang dapat digunakan untuk pembuatan pakan. Juga melatih para pembudidaya agar dapat memformulasi pakan buatan dan akhirnya dapat memproduksi sendiri pakan buatan untuk budidaya Ikan Nila yang mereka tekuni.

Kegiatan ini merupakan solusi dari masalah Pokdakan Sejahtera sebagai mitra perguruan tinggi.
Selama ini semua anggota kelompok masih menggunakan pakan komersil yang terbilang cukup mahal.

Dengan memiliki kemampuan memformulasikan dan kemudian memproduksi pakan buatan secara mandiri, maka akan dapat mengurangi ongkos produksinya dan dapat meningkatkan pendapatan para anggota kelompok, hingga akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.
Pada kegiatan ini, para anggota Pokdakan Sejahtera juga diberi motivasi dan pelatihan agar mau dan mampu memasarkan produk yang dihasilkan.

Salah satu kegiatan yang butuh kemauan, kemampuan dan keterampilan khusus setelah proses produksi berhasil adalah kegiatan pemasaran. Memasarkan produk perlu ilmu dan keterampilan khusus.

Untuk itulah tim dari kampus UMI memberikan pelatihan agar hasil produksi para anggota kelompok ini dapat secepatnya dipasarkan hingga tidak menambah beban biaya atau ongkos produksi.

Dapat disimpulkan, hasil kegiatan PKM bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para anggota kelompok pembudidaya Ikan Nila dalam mengenal bahan baku pakan buatan dan bisa memformulasikan pakan buatan untuk Ikan Nila.  Selanjutnya dapat memproduksi pakan buatan secara mandiri hingga dapat menggantikan pakan komersil yang digunakan selama ini.  Kelompok ini juga telah mampu melihat peluang pasar untuk memasarkan produk mereka.

Akhirnya kegiatan ini sangat berpeluang untuk meningkatkan pendapatan anggota kelompok pembudidaya Ikan Nila demi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pembudidaya ikan nila di Kelurahan Lanna, Kabupaten Gowa. (*)

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

PINRANG

Siswa UPT SDN 240 Pinrang Raih Prestasi di Ajang Bazar dan Dakwah Keliling DMI x IDM

Sulsel

Wali Kota Munafri Cari Solusi bagi Peternak Panaikang, Relokasi dan Dukungan Modal Usaha Disiapkan

SOPPENG

Dilepas, 276 Kontingen Soppeng ke PORPROV XVIII Sulsel 2026

Jakarta

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Sulsel

Peringati Hari Jadi Sulsel ke-357, Wabup Takalar Ikuti Jalan Sehat Anti Mager di Makassar

Sulsel

Kado HUT ke-419, Dinas KB Makassar Persembahkan Penghargaan Terbaik I Nasional 2026

SOPPENG

Bupati Soppeng, Investor Bakal Kucurkan Rp 164 Milyar Untuk Pabrik Pala

SOPPENG

Digelar, Konsultasi Publik RDTR & KLHS Kawasan Perkotaan Cabenge Kab. Soppeng

Tinggalkan Komentar