Home / Sulsel

Senin, 16 Januari 2023 - 12:27 WIB

BKPRS Gelar Seminar Pengembangan Kawasan Teluk Tomini

Sekjen BKPRS, Prof. Aminuddin Ilmar (tengah) duduk diantara para tamu undangan yang juga narasumber dalam seminar.

Sekjen BKPRS, Prof. Aminuddin Ilmar (tengah) duduk diantara para tamu undangan yang juga narasumber dalam seminar.

Laporan : H.Manaf Rachman

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Upaya untuk menggali potensi wilayah pesisir,  khususnya potensi wisata yang ada di kawasan Teluk Tomini, maka diawal tahun 2023 ini, Badan Kerjasama Pembangunan Regional Sulawesi (BKPRS) menggelar seminar regional bertema Pengembangan Wilayah Pesisir Kawasan Teluk Tomini dalam mendukung Sektor Pariwisata di Regional Sulawesi.

Seminar dibuka oleh Sekjen BKPRS, Prof Dr. Aminuddin  Ilmar SH, MH, yang mewakili Ketua BKPRS, Olly Dondokambey, SE, yang berlangsung di Hotel Aryaduta Makassar, Senin, 16 Januari 2023.

Dikatakan, pariwisata mempunyai peran penting dalam mendorong kegiatan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan  masyarakat dan memberikan kesempatan kerja.

Pariwisata berkontribusi dalam penerimaan devisa negara, yang dihasilkan dari adanya kunjungan wisatawan mancanegara dan juga adanya nilai tambah PDB serta penyerapan tenaga kerja.

Wisata bahari merupakan wisata yang memanfaatkan potensi alam dan potensi wisata laut yang tak bisa dipisahkan dengan keberadaan ekosistem yang
kaya dengan keanekaragaman jenis biota laut.

Secara singkat wisata bahari merupakan  rekreasi wisata ke pantai dan lautan, yang saat ini menjadi unggulan kebangkitan pasca pandemi covid 19.
Menurut data kementerian kelautan dan perikanan, Indonesia mempunyai 20,87 juta hektar  Kawasan konservasi pesisir dan berbagai pulau kecil yang membentang pada garis pantai 99.093 km dengan luas laut  3,257 juga km persegi.

Teluk Tomini merupakan teluk yang terbentang di tiga provinsi di Sulawesi yakni, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Provinsi Gorontalo.
Teluk Tomini merupakan Teluk terbesar di Indonesia, karena memiliki luas hampir 6 juta hektar.

Bahkan disebutkan kawasan Teluk Tomini terdapat sekitar 90 buah pulau.
Teluk Tomini terletak di garis khatulistiwa dan garis Wallace-Weber, yang membuat teluk ini kaya akan biota  laut.

Diperkirakan Teluk ini memiliki 785,10 hektar hutan mangrove dan area terumbu karang seluas  1.031 hektar, yang menjadikan sebagai daerah segitiga terumbu karang dunia atau heart of coral  triangle.

Dengan letak seperti itu menjadikan Teluk Tomini adalah surga bagi penikmat wisata bahari.
Di kawasan TelukTomini jug terdapat terumbu karang jenis Apollo dan bara uda, ikan warna warni dan juga ikan lumba-lumba.

Selain itu juga terdapat taman laut Pulau Bitila, taman laut Buyat  dan taman nasional Kepulauan Togean.
Meskipun memiliki potensi menarik, namun pengembangan Teluk Tomini juga memiliki banyak permasalahan yang harus mendapat perhatian.
Mengutip dari Rektor Universitas Negeri Gorontalo, DR. Eduart Wolok, ST. MT tahun 2022 lalu.

Menurutnya, ada empat persoalan besar di wilayah pesisir yakni, masalah kemiskinan, kerusakan sumberdaya pesisir, minimnya infrastruktur dan kesehatan lingkungan di pemukiman desa dan rendahnya kemandirian organisasi sosial desa.

Dengan latar belakang itulah, sehingga BKPRS menggagas seminar regional pengembangan kawasan Teluk Tomini untuk menunjang sektor pariwisata di kawasan Regional Sulawesi.
Dalam sinar itu ditampilkan tiga orang  narasumber yakni, Direktur Wisata minat Khusus Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan kegiatan Kemenparkeraf, Itok Parikesi, ST, MM.

Narasumber kedua Asisten Deputy Pengelolaan Ruang Laut dan Pesisir Kemenko bidang Kemaritiman dan Investasi, Dr.Muh.Rasman Manado, SP, MSi dan pembicara ketiga yakni Wakil Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Dr. Muhammad Amir Arham, ME.
Seminar dan diskusi dipandu oleh moderator Abd.Wasir Samad, Ph.D.

Seminar dihadiri Sekertaris Provinsi se Sulawesi, Kepala Bappaeda/Bappelitbangda Provinsi/Kabupaten/kota se Sulawesi, para Kepala Dinas Pariwisata Provinsi/Kabupaten/kota, para Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi/Kabupaten/kota, kadis pengelolaan lingkungan hidup, Kepala Pusat studi lingkungan hidup se Sulawesi, dan Balai Pengembangan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) serta kalangan perguruan tinggi dan stakeholder terkait.(*)

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Sulsel

Munafri Ajak REI Susun Rasio Pembangunan Hunian dan Infrastruktur Dasar, Agar Warga Tak Jauh Sekolah

Sulsel

Pimpin Apel Gabungan, Bupati Daeng Manye Tekankan Disiplin ASN di Lingkup Pemkab Takalar

PINRANG

Gubernur Sulsel, Membuka Workshop Leadership Ketua dan Pengurus TP PKK se-Sulawesi Selatan

Sulsel

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

Sulsel

Dampingi Wali Kota Munafri, Fasruddin Rusli Hadiri Pembukaan CFD di Jalan Rusa

PINRANG

Pemkab Pinrang Matangkan Persiapan Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan

Sulsel

Wali Kota Munafri Tunjukkan Kebolehan Memasak, Raih Juara I di Ajang HUT Sulsel ke-357

PINRANG

Dinas Kesehatan Pinrang Kampanye Kepedulian Kesehatan Jiwa Melalui Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian PTM Dan Keswa

Tinggalkan Komentar